TribunKaltim/

RSUD AW Syahranie Hanya Bisa Tampung 5 Pasien Difteri Lagi

Jumlah pasien difteri yang dirawat di ruang-ruang isolasi di RSUD AW Syahranie, Kota Samarinda, Jumat (12/1) sore, membengkak menjadi 18 orang.

RSUD AW Syahranie Hanya Bisa Tampung 5 Pasien Difteri Lagi
TRIBUN KALTIM / DOAN E PARDEDE
Ruang isolasi di salah ruang anak yang ada di RSUD AW Syahranie Samarinda, Selasa (9/1/2018). 

Untuk saat ini, kapasitas ruang isolasi yang tersedia hanya untuk 23 orang saja. Dan bila memang sangat mendesak, bisa ditambah sebanyak 2 pasien lagi. Bahkan saat ini, karena ruangan sangat terbatas, pasien anak terpaksa tidak mendapatkan perlakuan khusus.

Baca: Ditanya soal Pemasangan Baliho, Safaruddin: Memangnya Mau Dipasang di Langit

Baca: Tiga Paslon Pilgub Kaltim Jalani Tes Psikologi, Cagub Ini Sebut Sulit Gambar Orang

Baca: Jangan Sepele, 6 Makanan yang Banyak di Dapur Ini Bagus untuk Bakar Lemak dan Metabolisme Tubuh

Dan khusus untuk 5 -7 pasien baru lagi, pihaknya jugas masih harus mempersiapkan ruangan baru. Dan menurutnya, mempersiapkan sebuah ruangan isolasi ini bukanlah hal mudah. Pasalnya, karena perlakuan pasien juga berbeda, maka perawatan di ruang isolasi juga membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) khusus, yang berbeda dari pasien-pasien umumnya.

"Jadi sekarang itu sudah 18, sekitar 5 orang lagilah yang bisa diterima. Memang masih ada ruangan. Tapi yang harus kita isolasi kan bukan difteri saja. Ada penyakit-penyakit lain, TBC," ujarnya.

Melihat trend peningkatan pasien yang cukup tajam, dia berharap agar seluruh rumah sakit tipe apapun yang ada di Kota Samarinda, sudah bisa mulai mempersiapkan ruang-ruang isolasinya. "Kalau ruang isolasi itu nggak harus di rumah sakit tipe A. Di rumah sakit tipe apapun bisa," jelasnya. (dep)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help