Terancam Longsor, Wabup Minta DPUTR Segera Lakukan Kajian Jalan Bujangga

Jalan Bujangga pernah mengalami longsor di tahun 1990an, setelah bertahun-tahun kemudian baru diperbaiki.

Terancam Longsor, Wabup Minta DPUTR Segera Lakukan Kajian Jalan Bujangga
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Badan jalan yang terus mengalami penurunan, mengakibatkan oprit jembatan menjadi menanjak, perlu kehati-hatian saat melintasi Jembatan Bujangga. Tampak seorang pegendara dibantu pengendara lainnya agar bisa melewati jalan ini. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Selama ini, penanganan Jalan Bujangga terkesan lambat.

Pasalnya, jalan ini merupakan ruas jalan nasional yang jadi tanggungjawab pemerintah pusat.

Pemkab Berau tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perbaikan.

Jalan Bujangga pernah mengalami longsor di tahun 1990an, setelah bertahun-tahun kemudian baru diperbaiki.

Kemudian mengalami longsor kedua di tahun 2012 dan baru rampung diperbaiki tahun 2015.

Hanya berselang satu tahun, Jalan Bujangga kembali mengalami longsor dan baru rampung diperbaiki dan bisa diakses kembali untuk umum pada 1 Januari 2018.

Jalan Bujangga memang berstatus ruas jalan nasional, tapi bagaimana dengan sisi sungai?

Bukankah Pemkab Berau punya kewenangan?

“Saya tidak tahu itu, tapi sekarang penanganan sisi air juga ditangani pemerintah pusat, tapi saya tidak tahu, apakah sampai ke depan Inhutani atau tidak,” kata Agus menjawab pertanyaan Tribunkaltim.co, Minggu (14/1/2018).

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help