Couplepreneur, Sukses Bisnis Suami-Istri

MENJAMURNYA online shop memberi banyak inspirasi usaha, bukan hanya untuk ibu rumah tangga, tetapi juga para suami yang sudah punya pekerjaan mapan

Couplepreneur, Sukses Bisnis Suami-Istri
iStock
Ilustrasi belanja online 

TRIBUNKALTIM.CO - MENJAMURNYA online shop memberi banyak inspirasi usaha, bukan hanya untuk ibu rumah tangga, tetapi juga para suami yang sudah punya pekerjaan mapan. Bisnis online shop pun mengorbitkan istilah couplepreneur, yakni pasangan suami-istri yang menggeluti usaha bersama. Di antaranya adalah Linda Lidia dan Sezha yang kini sukses mengelola bisnis bersama suaminya.

Linda awalnya memang memilih menjadi full time mom. Sejak hamil anak kembar, Linda memilih berhenti bekerja. Namun, setelah kedua anaknya berumur 2 tahun, Linda mulai merasa 'kekurangan' aktivitas. Apalagi sang suami yang bekerja di bidang perminyakan harus bekerja di lokasi. "Ya awalnya iseng, karena suami kan kerja di lokasi. Kadang sebulan, hanya di rumah satu minggu. Jadi saya kemudian jualan online. Mulai jilbab dan gamis, sedikit-sedikit saja," kata Linda.

Berjualan di Facebook, jualan Linda mulai ramai. Ia pun tertarik untuk menambah stok dagangannya dengan menjadi reseller atau agen dari suplier-suplier gamis yang sudah terkenal. "Tapi sayang, saya ditolak terus. Nggak pernah diterima jadi reseller atau agen suplier yang saya daftar. Ya kecewa sih," ungkap Linda.

Kekecewaan tersebut tak membuatnya terpuruk. Justru menginspirasinya untuk membuat merk sendiri. Tapi ia mengaku tak mempunyai kemampuan untuk mendesain. Namun semangatnya tidak luntur hanya karena tidak bisa mendesain. Ia pun mulai mengambil 2 orang penjahit dan satu orang tukang potong untuk membuat gamis. "Saya bagian promosinya. Tebar-tebar promosi lewat media sosial. Alhamdulillah, banyak yang mau daftar jadi reseller saya. Meski waktu itu belum ada produksi," katanya. Berbekal antusias calon reseller yang ingin mendaftar, ia pun makin semangat. Lantas bagaimana dengan desain? "Ya saat itu, saya lihat dari baju-baju yang saya beli. Lalu saya tunjukkan ke tukang potong saya mau bajunya seperti ini dan seperti ini," katanya.

Ia pun bersyukur produk pertamanya disukai pelanggan. Dan secepat kilat, produk-produknya disukai pelanggan. Melihat tuntutan produksi yang meningkat, Linda pun akhirnya membuat konveksi sendiri. Penjahitnya kini lebih dari 10 orang dan berhasil menyewa ruko, dari awalnya hanya di samping rumah. Linda pun memperkaya kemampuannya dengan kursus desain. Dan, melihat perkembangan pesat usaha sang istri, sang suami pun akhirnya memilih mengundurkan diri dan bergabung bersama sang istri membangun usaha garment. Kini sudah hampir 3 tahun, keduanya sukses menjual ribuan gamis dan khimar per bulan.

Keuntungan Bisnis Bersama Pasangan

Saat Anda ingin menambah penghasilan Anda selain pekerjaan kantor atau ingin bekerja dari rumah, bisnis menjadi pilihan utama Anda.
Anda akan mulai memikirkan jenis bisnis apa yang akan Anda lakukan, atau dengan siapa rekan bisnis Anda nantinya.
Jika itu terjadi, kenapa Anda tidak mencoba untuk membangun bisnis bersama orang terdekat Anda? Anda bisa mencoba menjalankan bisnis bersama dengan suami atau istri Anda.
Dilansir dari forbes.com, ada 4 alasan yang bisa meyakinkan Anda untuk memulai bisnis bersama pasangan Anda.

1. Anda bisa berbagi hasrat terhadap hal-hal yang Anda suka
Jika Anda dan pasangan Anda memiliki ketertarikan atau hobi yang sama terhadap suatu hal, Anda bisa mencari ide bisnis dari hal itu.
Contohnya, Anda dan pasangan sama-sama suka berkebun, Anda bisa berbagi ide mengenai bisnis apa yang bisa kalian jalankan dari hobi itu. Anda bisa membuka toko bunga, atau menjual berbagai hasil kebun Anda.
Bisnis Anda mungkin akan lebih berhasil jika Anda dan pasangan memiliki minat yang sama, dan semangat yang sama dalam menjalankannya.
Terlebih lagi, jika bisnis berasal dari hobi, tidak akan ada kata bosan dalam mengerjakannya.

2. Anda bisa saling melengkapi satu sama lain
Anda dan pasangan mempunyai kelebihan dan kekurangan. Komitmen Anda saat memutuskan untuk hidup bersama, tentu kalian sudah saling memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Jika Anda bisa belajar mengimbangi kelemahan masing-masing, memanfaatkan kekuatan masing-masing dan bekerja sama dalam semangat kerja sama, Anda akan mendapat keharmonisan dalam bisnis dan rumah tangga.
Anda juga bisa berbagi tugas dalam bisnis yang sudah disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

3. Anda bisa mempelajari hal baru
Salah satu tantangan yang sangat menarik dalam menjalankan bisnis adalah dengan melakukan segalanya sendiri.
Beberapa hal mungkin sudah Anda kuasai, sementara sisanya, Anda harus mulai belajar lagi dari awal.
Peran pasangan akan sangat membantu ketika Anda kesulitan untuk belajar hal baru atau Anda mulai ingin menyerah.
Anda dan pasangan Anda bisa pergi ke seminar bersama, atau membeli perlengkapan bisnis dan belajar menggunakan berbagai peralatan bersama.

4. Hubungan Anda makin harmonis
Bekerja sebagai tim bisnis bersama bisa memberi dampak positif bagi Anda berdua.
Tentu saja, Anda akan menghadapi tantangan, dan Anda akan berada di bawah tekanan bisnis setiap hari.
Namun, jika Anda dan pasangan sudah berkomitmen dalam bisnis ini dan saling menguatkan, hubungan Anda berdua akan makin harmonis.

Anda akan lebih banyak menghabiskan waktu berdua, berdiskusi dan memikirkan rencana kehidupan berdua. Meski begitu, bisnis bersama pasangan mungkin tidak cocok dilakukan oleh semua orang.
Bisnis membutuhkan kesabaran, modal dan komitmen yang besar dari Anda dan pasangan.
Jika pasangan Anda saat ini sedang sangat sibuk dengan pekerjaan yang disukainya, Anda harus memahami dan tidak memaksakan diri mengajaknya ikut dengan bisnis Anda.
Anda bisa tetap berdiskusi bersama, belajar bersama, namun tidak berbagi pekerjaan dalam bisnis tersebut. Yang perlu Anda ingat, dukungan dari pasangan sangat penting.
Jadi, diskusikan dulu dengan pasangan Anda jika ingin memulai bisnis, ya. (*)

Editor: Rita
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved