Pabrik Minyak Goreng di Bontang Mampu Serap 5000 Tenaga Kerja

Kebutuhan tenaga kerja besar mutlak diperlukan guna menopang kegiatan industri turunan CPO yang cukup beragam

Pabrik Minyak Goreng di Bontang Mampu Serap 5000 Tenaga Kerja
tribun kaltim
Ilustrasi salahsatu proses produksi Crude Palm Oil (CPO) 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Udin Dohang

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG—Rencana Gamacorp membangun pabrik pengolahan minyak goreng dan biodiesel di Bontang tahun ini bakal menyerap ribuan tenaga kerja.

Manager proyek PT Energi Unggul Persada (EUP) Bontang, anak perusahaan Gamacorp, mengungkapkan total tenaga kerja yang diserap oleh industri pengolahan CPO di Bontang bisa mencapai 5000 pekerja.

 Sekitar 2000 orang akan dipekerjakan sebagai tenaga kerja organik dan selebihnya kisaran 3000 orang sebagai tenaga kerja alih daya alias outsourching.

Baca: Empat Lowongan Pendamping Desa di Kaltim Diperebutkan 20 Pelamar

 “Pengalaman kami, kebutuhan tenaga kerja untuk industri serupa mencapai 5000. Sekitar 2000 pekerja organik dan 3000-an pekerja outsourching,” ujar Teguh, saat menyampaikan presentasi terkait rencana pembangunan pabrik minyak goreng dan biodiesel di Pendopo Rujab Walikota Bontang, Selasa (29/1/2018).

Kebutuhan tenaga kerja besar mutlak diperlukan guna menopang kegiatan industri turunan CPO yang cukup beragam. Antara lain minyak goreng kemasan, bahan bakar biodiesel, pemanfaatan limbah cangkang sawit, termasuk pupuk NPK. 

 Teguh yang mengaku menamatkan pendidikan SD hingga SMA di Bontang, menegaskan komitmennya untuk memberi skala prioritas bagi tenaga kerja lokal.

“Sebenarnya saya ini orang Bontang juga bu Wali (Walikota Neni, red). Saya menamatkan pendidikan SD hingga SMA di Bontang. Jadi mungkin melalui proyek, saya dapat berkontribusi demi kemajuan Bontang,” tutur Teguh.

Baca: 10 Fakta Baru Terungkap di Sidang Cerai Perdana Ahok, Veronica Disebut Korban Rayuan Maut

Halaman
12
Penulis: Udin Dohang
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help