Surati Kementrian ESDM, Kasmiran Usulkan PT Torindo Masuk Daftar Hitam

Menurut Kasmiran, kinerja PT Torindo selaku kontraktor Jargas Bontang yang ditunjuk Kementrian ESDM, sangat jauh dari ekspektasi.

Surati Kementrian ESDM, Kasmiran Usulkan PT Torindo Masuk Daftar Hitam
TRIBUN KALTIM/AMANDA LIONY
Ilustrasi - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja (kedua dari kanan) saat melakukan pengecekan pengerjaan jaringan gas di Balikpapan, bulan September 2016 silam. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Udin Dohang

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG -- PT Torindo Utama Sakti selaku kontraktor pembangunan jaringan gas (Jargas) di 11 Kelurahan se-Kota Bontang, diusulkan masuk dalam daftar hitam.

Direktur  PT Bontang Migas Energi (BME) Kasmiran Rais, mengaku akan menyurati Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mem-blacklist, PT Torindo sebagai kontraktor Jargas di Bontang.  

"Ini sesuai arahan ibu Wali (Neni Moerniaeni,red) kami akan bersurat ke Kementrian ESDM, supaya PT Torindo, di-black‎list sebagai kontraktor pembangunan Jargas di Bontang," ujar Kasmiran Rais, saat dihubungi melalui sambungan telp, Jumat (2/2/2018).

Menurut Kasmiran, kinerja PT Torindo selaku kontraktor Jargas Bontang yang ditunjuk Kementrian ESDM, sangat jauh dari ekspektasi.

Baca: Semen Belum Dibayar, Suplier Sita Material Dermaga SPKT

Ia mengatakan, pembangunan 8000 Sambungan Rumah (Jargas)‎ di 11 Kelurahan di Bontang hingga kini belum tuntas. Padahal sesuai kontrak, proyek ini harusnya sudah rampung 31 Desember.

"Laporan terakhir yang terima, pihak kontraktor baru menyelesaikan 6696 SR.

Artinya masih tersisa sekitar 1.300 SR yang belum terkoneksi Jargas‎," katanya.

Selain keterlambatan pekerjaan, warga juga mengeluhkan bekas galian pipa Jargas di 11 kelurahan yang kini belum tertutup.

Halaman
123
Penulis: Udin Dohang
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help