TribunKaltim/

Bank Pilih Kolaborasi dengan Fintech, Diprediksi Karyawan dan Teller Berkurang

Dengan semakin banyaknya fintech, perbankan ke depan diproyeksi juga akan melakukan efisiensi.

Bank Pilih Kolaborasi dengan Fintech, Diprediksi Karyawan dan Teller Berkurang
Warta Kota/HENRY LOPULALAN
Presiden Joko Widodo (Jokowi) konferensi pers usai acara pembukaan Indonesia Fintech Festival and Conference di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Selasa (30/8). Belajar dari berbagai peristiwa yang sudah terjadi, nampaknya Presiden Jokowi harus terus meyakinkan para pembantunya bahwa dia bukanlah sosok yang angker yang harus selalu diiyakan kehendak dan kemauannya. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Disrupsi digital oleh kedatangan perusahaan teknologi finansial (tekfin) membuat beberapa industri harus melakukan penyesuaian. Tak terkecuali industri perbankan.

Chatib Basri, Ekonom dan Mantan Menteri Keuangan bilang dengan banyaknya perusahaan startup di bidang keuangan, diperkirakan bank akan banyak melakukan kolaborasi dengan fintech.

"Nantinya saya rasa akan banyak kolaborasi yang dilakukan bank dengan startup," kata Chatib dalam acara diskusi tentang fintech, Senin (5/2).

Dengan semakin banyaknya fintech, perbankan ke depan diproyeksi juga akan melakukan efisiensi. Selain itu bank juga nanti bisa lebih optimal dalam memberikan bunga berbeda ke tiap orang.

Apakah dengan digitalisasi jumlah cabang dan karyawan bank akan banyak berkurang? Chatib bilang bisa saja hal tersebut terjadi.

Namun nanti, pegawai yang dikurangi ini bisa saja masuk ke bisnis lain dengan kemampuan dan skill tertentu. Oleh karena itu, karyawan bank terutama teller dan kasir kedepan harus bisa lebih bisa beradaptasi dengan berkembangan digital.

Perbankan, kedepan akan sangat ditantang menggarap bisnis yang sebelumnya mereka belum optimalkan. Seperti data analisis dan monetisasi teknologi tersebut. (*)

Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help