Gubernur Dukung Strategi KONI Terapkan TC Desentralisasi Mandiri

Ia berharap melalui TC Desentralisasi ini, Kaltim mampu mempertahankan 5 besar di PON 2020.

Gubernur Dukung Strategi KONI Terapkan TC Desentralisasi Mandiri
TRIBUN KALTIM/ANJAS PRATAMA
Awang Faroek Ishak 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, meresmikan program Training Camp (TC) Desentralisasi Mandiri atlet Kalimantan Timur, di Lamin Etam, Samarinda, Senin (12/2/2018).

Total atlet yang ambil bagian dalam TC Desentralisasi Mandiri ini yaitu 252 orang, ditambah 43 pelatih dan 5 official dengan total 300 orang dari 27 cabang olahraga.

TC ini merupakan strategi KONI Kaltim menghadapi PON 2020 di Papua.

Awang Faroek mengapresiasi sekaligus mendukung program persiapan atlet ini.

Ia berharap melalui TC Desentralisasi ini, Kaltim mampu mempertahankan 5 besar di PON 2020.

"Kami atas nama pemerintah memberikan apresiasi kepada KONI Kaltim dengan program yang telah dilakukan ini persiapan menuju PON Papua nanti. Apalagi tuan rumah Papua menargetkan juara umum dan ini perlu perjuangan, sehingga menjadi tantangan bagi kontingen Kaltim dalam meraih prestasi terbaik," kata Awang.

Baca juga:

Ini Alasan Telkomsel Beri Aplikasi Gratis untuk Universitas Terbesar di Kaltim

Jumlah Penduduk Berau Diprediksi Terus Bertambah, Ini Faktor Pemicunya

Memenuhi Syarat, Empat Paslon Dinyatakan Lolos Berlaga di Pilkada Tarakan

Sementara itu, terkait pendanaan, Ketua KONI Kaltim, Zuhdi Yahya, mengatakan untuk tahap pertama, masing-masing akan mendapatkan dana setiap bulan senilai Rp 3 juta untuk atlet dan Rp 3,5 juta bagi pelatih sebagai penunjang mereka dalam menjalani TC tersebut.

"Ini merupakan tahap pertama dan nantinya akan ada tahapan selanjutnya hingga menuju PON 2020 nanti sesuai dengan pendanaan dan kondisi atlet. Karena anggaran yang kami gunakan ini adalah dana sisa tahun lalu, sedangkan APBD Murni belum cair. Untuk tahap kedua kalau dana siap kita laksanakan setelah APBD Murni 2018 cair," kata Zuhdi Yahya.

Zuhdi berharap APBD murni segera cair agar bisa mengakomodir atlet-atlet yang berprestasi yang pada tahap pertama TC Desentralisasi Mandiri belum terdaftar.

"Mudahan bisa cair tepat waktu, karena masih banyak atlet yang berprestasi, tetapi belum bisa kami tampung dan ini masih kekuatan pertama," ujar Zuhdi. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help