Peserta Kemah Bela Negara di Sebatik Nunukan Bakal Tinggal di Rumah Warga

Lokasi utama perkemahan direncanakan berada di Kecamatan Sebatik Barat, sedangkan kegiatan lainnya tersebar di sejumlah titik

Peserta Kemah Bela Negara di Sebatik Nunukan Bakal Tinggal di Rumah Warga
Tribun Kaltim/Niko Ruru
Para Pramuka Siaga mengikuti permainan persahabatan, yang mempertemukan mereka dengan peserta dari gugusdepan pangkalan sekolah yang berbeda, pada Pesta Siaga Cabang ke-III Tingkat Kabupaten Nunukan, Minggu (21/1/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Setelah mengikuti rapat persiapan pelaksanaan Perkemahan Bela Negara Regional II dengan Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid di Kantor Bupati Nunukan, Senin (12/2/2018), tim dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Dewan Kerja Nasional, meninjau lokasi yang direncanakan tempat berlangsungnya kegiatan dimaksud.

Lokasi utama perkemahan direncanakan berada di Kecamatan Sebatik Barat, sedangkan kegiatan lainnya tersebar di sejumlah titik di Pulau Sebatik yang berbatasan darat dan laut dengan Malaysia.

Sekretaris Dewan Kerja Nasional, Rizky Dwi Amanda menjelaskan, kegiatan ini diperkirakan dihadiri sekitar 1.500 orang dengan rincian, sebanyak 600 orang peserta yang berasal dari 11 provinsi masing-masing Penegak dan Pandega dari Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Kemudian 320 Pramuka Penegak dan Pandega dari KalimantanUtara, 250 Pramuka Penegak dan Pandega dari Kabupaten Nunukan, 120 penyelenggara, 55 pendukung kontingen dan 155 masyarakat pendukung. "Jadi warga perkemahan ada sekitar 1.500 orang," ujarnya.

Peserta akan mengikuti kegiatan selama lima hari. Pada hari pertama, peserta mendirikan tenda dan mengikuti orientasi kegiatan di perkemahan utama atau main camp. Pada hari kedua, setelah pembukaan kegiatan peserta akan disebar di sub camp.

"Jadi nanti peserta yang 600 orang ini akan dibagi menjadi tiga kelompok besar. Setelah upacara pembukaan ada orientasi kepada mereka, setelah itu peserta disebar di tiga titik rumah warga. Peserta akan tinggal bersama warga di tiga titik," ujarnya.

Selama tinggal di rumah warga, para peserta dari masing- masing kelompok akan melakukan observasi. Ada yang melakukan observasi mengenai pendidikan, ekonomi dan pariwisata.

Selain observasi ada kegiatan jumpa tokoh pada hari ketiga. Sedangkan pada hari keempat, peserta kembali ke main camp. Pada hari itu juga akan ada sejumlah kegiatan seperti semiloka, orientasi kebangsaan dan malam seni budaya. Hari kelima, sebelum penutupan akan dilaksanakan aksi merah putih. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help