PT Muhdi: PJTKI Sudah Setor Biaya Pemeriksaan Kesehatan Calon TKI kepada BP3TKI

Dia mengatakan, menjadi tidak masuk akal kalau belakangan tagihan itu malah disampaikan kepadanya.

PT Muhdi: PJTKI Sudah Setor Biaya Pemeriksaan Kesehatan Calon TKI kepada BP3TKI
HO/Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN)
Anggota TNI melakukan pendataan terhadap TKI yang dideportasi pemerintah Malaysia, melalui Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (13/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Disebut sebagai pihak yang paling bertanggung jawab terhadap pembayaran biaya pemeriksaan kesehatan Calon Tenaga Kerja Indonesai (CTKI) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan, pihak Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) justru mengungkapkan fakta berbeda.

Direktur Operasional PT Muhdi Setia Abadi, Muhammad Amin mengaku telah menyetorkan semua biaya pemeriksaan kesehatan CTKI kepada pihak Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kabupaten Nunukan.

Amin mengatakan, dalam sekali pemeriksaan kesehatan dia bisa membawa hingga 20 CTKI.

Saat memeriksakan CTKI dimaksud, dia menunjukkan surat rekomendasi dari BP3TKI Kabupaten Nunukan.

Baca juga:

Ini Alasan Telkomsel Beri Aplikasi Gratis untuk Universitas Terbesar di Kaltim

Jumlah Penduduk Berau Diprediksi Terus Bertambah, Ini Faktor Pemicunya

Memenuhi Syarat, Empat Paslon Dinyatakan Lolos Berlaga di Pilkada Tarakan

"Logikanya saja, tidak mungkin rumah sakit mau terima pasien kalau nggak bayar. Tetapi atas dasar surat rekomendasi BP3TKI itulah maka pemeriksaan dilakukan," ujarnya, Senin (12/2/2018).

Halaman
123
Penulis: Niko Ruru
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help