Heboh, Akun @SBYudhoyono: Saya Tidak Akan Tinggal Diam @Jokowi. Saya Akan Bongkar Siapa Anda

Presiden Republik Indonesia ke-6 itu memberikan kecaman melalui video yang diunggah dalam akun twitter pribadinya, @SBYudhoyono.

Heboh, Akun @SBYudhoyono: Saya Tidak Akan Tinggal Diam @Jokowi. Saya Akan Bongkar Siapa Anda
ANTARA
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku Chairman Global Green Growth Institute di Istana Merdeka, Senin (8/12/2014). 

TRIBUNKALTIM.CO - Susilo Bambang Yudhoyono geram dengan beredarnya berbagai akun palsu di Twitter yang mengatasnamakan dirinya.

Presiden Republik Indonesia ke-6 itu memberikan kecaman melalui video yang diunggah dalam akun twitter pribadinya, @SBYudhoyono. Pada Selasa (12/2/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Dalam video berdurasi 1 menit 4 detik itu, SBY mengenggam selembar kertas yang berisi bukti cetak dari akun twitter palsu yang mengatasnamakan dirinya.

Hasil pengamatan Tribun Jabar, dalam kertas tersebut tertulis tulisan. 'Saya tidak akan tinggal diam @jokowi. Sy akan bongkar siapa anda dan megawati sesungguhnya, ayo muslim RI kita tunjukkan niat kita *SBY*'

Susilo Bambang Yudhoyono melakukan klarifikasi mengenai munculnya akun palsu yang mengatasnamakan dirinya. (screens shot instagram SBY)
Susilo Bambang Yudhoyono melakukan klarifikasi mengenai munculnya akun palsu yang mengatasnamakan dirinya. (screens shot instagram SBY) ()

Tayangan itu pun diberi kepsyen, "Pernyataan SBY: Munculnya kembali akun twitter yang mengatasnamakan SBY". Selain itu pemalsu pun menggunakan tanda bintang (*) yang menjadi ciri khas dari SBY jika berkicau secara langsung di lini masa Twitter.

"Saat ini beredar akun Twitter saya yang dipalsukan, dulu hal ini pernah terjadi pada 2017 dan isinya bukan hal yang bagus," ucap SBY di dalam video tersebut.

Menurutnya, isi dari akun palsu itu hendak mengadudombakan antara dirinya dengan Presiden Joko Widodo dan Megawati Soekarno Putri.

SBY dan Megawati
SBY dan Megawati (Kolase/Tribun Jabar)

"Seolah-olah saya menyerang Presiden Jokowi dan Ibu Megawati, bahasanya pun tidak baik. Bukan seperti itu kepribadian saya," ucapnya yang tampil dengan mengenakan baju batik.

Menurutnya, tahun lalu informasi yang disebar oleh akun palsu tersebut disebar lewat Twitter. Kini, informasi itu beredar dari satu grup Whatsapp ke grup Whatsapp lainnya.

"Ini tidak bagusm saya berharap jika saudara menemukan hal seperti itu, tolong beritahu saya, karena jelas itu palsu," ujarnya.

Ia pun memberikan ultimatum kepada penyebar berita palsu tersebut dan meminta pihak berwajib segera menertibkan hal yang menurutnya meresahkan ini.

"Ini boleh dikatakan pembusukan kepada saya dan mengadu domba, antara saya dengan Joko Widodo dan Ibu Megawati," katanya.

[Yudha Maulana]

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help