Sebelum Tenggelam, Andi Sempat Peluk Ibunya, Ini Kisah Harunya

Duka menyelimuti keluarga korban tenggelam di Sungai Karang Mumus, Jalan Betapus, RT 24, Sempaja Utara, Samarinda, Kalimantan Timur.

Sebelum Tenggelam, Andi Sempat Peluk Ibunya, Ini Kisah Harunya
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Jalan Padat Karya tembusan jalan Betapus RT 14 Kelurahan Sempajat Utara, Samarinda Utara, Kalimantan Timur, Selasa( 13/2/ 2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Duka menyelimuti keluarga korban tenggelam di Sungai Karang Mumus (SKM), Jalan Betapus, RT 24, Sempaja Utara, Samarinda, Kalimantan Timur.

Tampak, ibu korban tak dapat menahan tangisnya saat berada di sekitar lokasi korban tenggelam.

Kendati demikian, ayah korban tampak tegar dengan turut serta melakukan pencarian.

Ponijan (54) ayah korban menjelaskan, korban merupakan anak pertama dari dua bersaudara.

Sehari hari korban ikut kerja bersama dirinya, di proyek pembangunan.

Namun, hari ini (13/2) korban tidak ikut dirinya untuk bekerja.

Baca: Dua Anak Ditemukan Telantar di Nunukan, Ditanya Cuma Jawab Lapar

Korban dinilai sebagai anak yang memiliki banyak teman, kendati memiliki fisik yang tidak sempurna, namun korban diketahui mudah bergaul.

"Punya banyak teman, mudah bergaul. Setahu saya dia suka main ponsel, ya tidak tahu juga apa yang mainkan," ucapnya, Selasa (13/2/2018).

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help