Sebelum Tenggelam, Andi Sempat Peluk Ibunya, Ini Kisah Harunya

Duka menyelimuti keluarga korban tenggelam di Sungai Karang Mumus, Jalan Betapus, RT 24, Sempaja Utara, Samarinda, Kalimantan Timur.

Sebelum Tenggelam, Andi Sempat Peluk Ibunya, Ini Kisah Harunya
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Jalan Padat Karya tembusan jalan Betapus RT 14 Kelurahan Sempajat Utara, Samarinda Utara, Kalimantan Timur, Selasa( 13/2/ 2018). 

Dia menceritakan, malam sebelum kejadian, dirinya tidak ada firasat maupun tanda-tanda.

Dia pun terakhir kali melihat anaknya tersebut, pada pagi hari, sebelum dirinya berangkat kerja.

Baca: BREAKING NEWS - Asyik Selfie di Bawah Jembatan, Pemuda Ini Hanyut di Sungai Karang Mumus

"Tidak ada tanda-tanda atau firasat, pagi saja saya lihat, dia masih tidur," tuturnya.

Kendati demikian, kejanggalan terjadi saat korban hendak jalan bersama teman-temannya.

Saat itu, korban meminta izin dengan ibunya (Nur Asih), lalu memeluk ibunya.

Saat itu korban pamit keluar rumah, dan mengatakan pergi sebentar saja.

Lalu, ibunya berpesan untuk jangan lama-lama.

Baca: Lolos ke Asian Games, Enam Pegulat Kaltim Tunggu Panggilan PB PGSI

"Tidak biasanya meluk ibunya, biasanya pamit biasa saja, kali ini pakai meluk," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help