Dapat Suntikan Dana dari Astra Rp 2 Triliun, Go-Jek Siap Ekspansi ke Papua

PT Astra International Tbk (ASII) makin agresif melakukan diversifikasi bisnis. Kali ini, ASII menyuntik dana investasi ke Go-Jek

Dapat Suntikan Dana dari Astra Rp 2 Triliun, Go-Jek Siap Ekspansi ke Papua
Reska K. Nistanto/KOMPAS.com
Kantor Go-Jek Indonesia 

Baca: Pertamina Meniadakan Direktorat Gas

Kepala Riset Koneksi Kapital Alfred Nainggolan menambahkan, dengan Gojek, ASII bisa membangun jaringan bisnis yang lebih luas. "Ini jadi pelengkap bisnis utama mereka," ujar dia.

Apalagi Gojek sudah beroperasi di luar Jawa. Bagi Grup Astra, hal ini bisa dimanfaatkan untuk memperbesar pangsa pasar otomotif. Maklum, menurut Alfred, dari berbagai lini bisnis yang dimiliki ASII, hanya bisnis otomotif yang belum kecipratan sentimen positif.

Ia mengambil contoh, bisnis keuangan ASII sudah mulai mendaki. Begitu pula bisnis alat berat, properti dan infrastruktur, yang makin menggeliat. Alhasil, dengan melakukan investasi di Gojek, ASII punya bargaining power untuk menguatkan bisnis penjualan kendaraan maupun penjualan onderdil.

Saat ini, ASII berbisnis komponen melalui PT Astra Otoparts Tbk (AUTO). Harapannya, dampak jangka pendek dari kerjasama ini bisa mulai terlihat dari raihan pangsa pasar otomotif ASII di kuartal II dan kuartal III mendatang.

Baca: Kiat Sukses Nadiem Makarim, CEO Go-Jek yang Hobi Naik Ojek Sebelum Membuka Peluang Bisnis

"Dengan jumlah mitra Gojek yang sudah ada, ASII bisa punya data untuk mengincar konsumen yang ingin mengganti kendaraannya," kata Alfred menganalisis. (*)

Editor: Sumarsono
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help