Didera Dualisme, Wawali Basri Rase Bakal Hengkang dari Hanura

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Bontang (kubu Daryatmo), Basri Rase.

Didera Dualisme, Wawali Basri Rase Bakal Hengkang dari Hanura
TRIBUN KALTIM/UDIN DOHANG
Basri Rase, Wakil Walikota Bontang. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Udin Dohang

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Bontang (kubu Daryatmo), Basri Rase, akhirnya angkat bicara terkait kisruh yang melanda partainya.

Rabu (14/2/2018), Basri Rase yang menjabat sebagai Wakil Walikota Bontang, berencana hengkang dari Hanura jika gugatan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang dilayangkan kubu Daryatmo kepada Hanura kubu Oesman Sapta Oedang, tidak diterima.

"Saya orang yang konsisten, kalau gugatan PTUN dari Hanura versi Daryatmo tidak diterima, saya akan keluar dari Hanura," ujar Basri Rase, saat ditemui usai menghadiri acara deklarasi tolak politik uang dan politisasi SARA, di Hotel Bintang Sintuk, siang ini.

Baca: Pro-Kontra Masyarakat, Akhirnya Pembangunan Gedung DPRD Balikpapan Dibatalkan

Secara personal, Basri mengaku sangat kecewa atas kisruh dualisme yang mendera Partai Hanura.

Ia semakin merasa tidak nyaman berada di Partai Hanura, tatkala kisruh merembet ke daerah, termasuk dualisme kepengurusan di DPD Hanura‎ Kaltim, yang berakhir pada penunjukkan Hendra Wijaya sebagai Ketua DPC Hanura Bontang, versi Oesman Sapta Oedang (OSO).

Baca: Inilah 4 Hotel Romantis di Dunia, Pas Banget Nih Rayakan Valentine. . .

"Jujur saya akui Hanura sudah membesarkan saya. Tapi saya juga sudah tidak merasa nyaman dengan kondisi Hanura, terlebih di bawah kepemimpinan OSO," katanya.

Pasca terjadinya dualisme kepengurusan Hanura, Basri mengaku sudah mendapat tawaran untuk bergabung dari sejumlah partai politik.

Salah satu dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menyikapi tawaran tersebut, mantan anggota DPRD Bontang dua periode ini, secara lugas mengakui kemungkinannya pindah partai.

Baca: Anak Wali Kota Rizal Effendi jadi Korban Kejahatan, Belum Buat Laporan

‎"Sudah ada 4 parpol yang siap menerima saya. Tapi sebelum pindah, saya terlebih dahulu akan pamit ke DPP Hanura versi Daryatmo. Tunggu saja hasilnya kita tunggu pekan depan," pungkasnya. (*)

Penulis: Udin Dohang
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help