TribunKaltim/

Pilgub Kaltim 2018

Nuansa Budaya di Pengundian Nomor Urut, Paslon Kompak Kenakan Pakaian Adat

Komisi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim menampilkan konsep Budaya Nusantara untuk memeriahkan acara pengundian

Nuansa Budaya di Pengundian Nomor Urut, Paslon Kompak Kenakan Pakaian Adat
HO
Para paslon foto selfie bersama usai pengundian nomor urut 

Selain tema budaya nusantara, pada acara pengundian nomor urut ini juga dimunculkan sejumlah properti tradisional, mulai dari makanan dan kesenian tradisional yang cukup melekat pada rakyat jelata.

"Maksud dari semua properti itu, kita harapkan semua pasangan bisa mengenal semua golongan masyarakat, utamanya masyarakat pinggiran yang perlu diserap aspirasinya," katanya.

Acara pengundian nomor urut pasangan calon itu juga menjadi semacam ajang pesta rakyat, karena KPU Kaltim mendatangkan sejumlah pedagang jajanan tradisional dan pedagang kaki lima yang bebas dinikmati para undangan secara gratis.

Adapun acara pengundian nomor urut pasangan cagub-cawagub dilaksanakan dalam dua tahap, yakni tahap pertama semua pasangan calon yang diwakili oleh cawagub mengambil undian nomor 1-10 untuk menentukan siapa yang akan mengambil undian pertama nomor urut.

Baca: Ini Kata Ketua Bawaslu soal Kehadiran Paslon Pilgub Kaltim di Deklarasi Anti Politik Uang

"Pada kesempatan ini cawagub yang mengambil nomor undian tertinggilah yang berhak duluan mengambil nomor urut," tambah Taufik.

Hasilnya, pasangan Isran-Hadi yang mendapat angka tertinggi 10 berkesempatan terlebih dulu mengambil undian nomor urut, diikuti Rusmadi-Safaruddin (9), Hasdam-Nusyirwan (4), dan Jaang-Ferdi (3).

Setelah dilakukan pengundian nomor urut, pasangan Andi Sofian Hasdam-Nusyiwan Ismail mendapat undian nomor urut 1, disusul pasangan Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat nomor urut 2, kemudian Isran Noor-Hadi Mulyadi nomor 3, dan terakhir nomor urut 4 menjadi milik pasangan Rusmadi-Safaruddin. (*)

Editor: Sumarsono
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help