Akhirnya BEM UI Berangkat ke Asmat, tapi Zaadit Taqwa tak Ikut, Lah Kenapa?

Ini karema Zaadit dengan beraninya mengkartu kuning Presiden Indonesia tepat di hadapan Jokowi sendiri.

Akhirnya BEM UI Berangkat ke Asmat, tapi Zaadit Taqwa tak Ikut, Lah Kenapa?
YouTube
Zaadit Taqwa 

TRIBUNKALTIM.CO - Sosok Zaadit Taqwa, Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), beberapa waktu yang lalu tengah menjadi perbincangan banyak orang, aksinya mengkartu kuning Presiden Jokowi menuai pro dan kontra.

Ini karema Zaadit dengan beraninya mengkartu kuning Presiden Indonesia tepat di hadapan Jokowi sendiri.

Tentunya hal tersebut memiliki tujuan.

Baca: Seakan Jawab Pernyataan Zaadit Taqwa, Jokowi Jabarkan Manfaat Jalan Tol Bukan Cuma untuk Orang Kaya

Zaadit mengatakan, kartu kuning itu diberikan kepada Jokowi sebagai bentuk peringatan atas berbagai masalah yang terjadi di dalam negeri.

"Sudah seharusnya Presiden Joko Widodo diberi peringatan untuk melakukan evaluasi di tahun keempatnya” kata Zaadit kepada Kompas.com, Jumat (2/2/2018).

Menanggapi hal itu, Jokowi ingin agar pengurus BEM UI ikut melihat dan menyaksikan kondisi yang ada di Kabupaten Asmat, Papua.

"Mungkin nanti, ya, mungkin nanti saya akan kirim semua ketua dan anggota di BEM untuk ke Asmat, dari UI, ya," kata Presiden Joko Widodo setelah menghadiri Haul Majemuk Masyayikh di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (3/2/2018), seperti dikutip Antara.

Baca: Usai Bikin Heboh Beri Kartu Kuning Jokowi, Zaadit Taqwa Kini Ajak Publik Berdonasi untuk Asmat

"Biar lihat bagaimana medan yang ada di sana kemudian problem-problem besar yang kita hadapi di daerah-daerah, terutama Papua," kata Presiden.

Halaman
123
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help