TribunKaltim/

Bupati Yansen TP Kunjungi 10 Rumah Warga Tionghoa di Malinau

Thomas Lasminto mengungkapkan, apabila sesuai rencana ada 10 rumah akan dikunjungi bupati. Namun, diperkirakan hanya 8 rumah

Bupati Yansen TP Kunjungi 10 Rumah Warga Tionghoa di Malinau
INTERNET
Imlek Shio Anjing Tanah 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Bupati Malinau Yansen TP beserta rombongan direncanakan akan keliling ke rumah-rumah warga Tionghoa yang merayakan Imlek. Sesuai jadwal, Jumat (16/2) ini, sekira pukul 10.00, Bupati beserta rombongan akan memulai perjalanan. Direncanakan, ada 10 rumah warga Tionghoa akan mendapat kunjungan bupati.

Ketua Paguyuban Warga Tionghoa Malinau, Thomas Lasminto mengungkapkan, apabila sesuai rencana ada 10 rumah akan dikunjungi bupati. Namun, diperkirakan hanya 8 rumah yang bisa dikunjungi.

"Ya ada 8 atau 10 rumah yang bisa dikunjungi bupati. Kalau bicara siap, semua warga Tionghoa siap mendapat kunjungan. Tapi, mengingat kondisi luas rumah dan kondisi lainnya banyak rumah warga kami tidak dapat menerima banyak tamu seperti rombongan bupati ini. Kalau sudah rombongan bupati datang, pasti jumlah orang yang dibawa cukup banyak," paparnya.

"Setelah kita lakukan pertemuan untuk menentukan rumah warga yang dikunjungi, didapatlah jumlah itu. Semua rumah yang dijadwalkan akan dikunjungi itu sudah menyiapkan penyambutan. Kebanyakan rumah yang dipilih, adalah rumah yang dapat menampung cukup banyak orang. Sebab, tidak semua warga Tionghoa memiliki rumah luas," lanjutnya.

Thomas menyatakan, tidak ada ritual khusus atau kebiasaan unik warga Tionghoa di Malinau saat menyambut Imlek. Namun dijelaskannya, bagi para penganut agama Budha dari warga Tionghoa akan melaksanakan ibadah bersama di Vihara Kabupaten Malinau, di Jalan Pusat Pemerintahan.

"Kalau di Malinau tidak ada seperti itu. Berbeda dengan di kota-kota besar. Standarnya, kita memasang pernak pernik Imlek. Seperti, lampion dan hiasan-hiasan biasa. Namun, warga kami yang beragama Budha akan melakukan ibadah bersama, pukul 09.00. Sedangkan warga Tionghoa beragama lainnya hanya melakukan kunjungan-kunjungan ke kerabat-kerabat saja," jelasnya.

Menyambut perayaan Imlek, Thomas mengatasnamakan warga Tionghoa mengungkapkan, terimakasihnya kepada seluruh masyarakat khususnya Pemkab Malinau atas kunjungan dan perhatiannya. Setiap tahun suasana Imlek terasa damai, meriah dan menyenangkan.

"Kami warga Tionghoa berterimakasih kepada seluruh pihak. Rasa persaudaraan, kebersamaan, dan kedamaian selalu menyertai kami dalam setiap momentum Imlek. Tentunya, dengan situasi ini akan membuat nyaman seluruh pihak dalam turut serta melaksanakan pembangunan di Malinau. Begitu pula dengan kami," katanya. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help