Diselamatkan Usai Terombang-ambing, Proses Pemulangan Nelayan Filipina Paling Lama 30 Hari

Pria yang akrab disapa Arif mengatakan, untuk proses pemulangan warga negara asing (WNA) ke negara asalnya paling lama 30 hari.

Diselamatkan Usai Terombang-ambing, Proses Pemulangan Nelayan Filipina Paling Lama 30 Hari
TRIBUN KALTIM / JUNISAH
Lima nelayan Filipina yang selamat setelah terombang-ambing selama 4 hari. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Usai melakukan pemeriksaan terhadap lima nelayan Filipina yang terombang-ambing di Perairan Laut Sulewesi Indonesia, Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan menyerahkan nelayan Filipina kepada pihak Imigrasi Tarakan.

Terkait hal ini, Staf Seksi Pengawasan Penindakan Imigration, Kantor Imigrasi Tarakan, Arif  Kristianto mengungkapkan, pihaknya masih menunggu proses penyelidikan dari KSOP selesai.

Apabila telah selesai dan diserahkan kepada pihaknya, tentu pihaknya akan segera melakukan proses pemulangan.

“Kita tunggu dulu proses penyelidikan di KSOP selesai. Kalau KSOP tidak memiliki tempat bagi para warga Filipina ini, bisa kita bawa ke Rumah Dentensi (Rudenim),” ucapnya saat berada di KSOP Tarakan, Kamis (15/2/2018).

Pria yang akrab disapa Arif mengatakan, untuk proses pemulangan warga negara asing (WNA) ke negara asalnya paling lama 30 hari.

Biaya pemulangan ditanggung kedutaan besar Filipina.

Baca juga:

Apa Kabar Jersey David Beckham yang Diberikan kepada Andik Vermansah?

Ini Dia Deretan Selebriti yang Bakal Berlaga di Pilkada 2018

Warga Bisa Dapat Upah 30 Persen dari Proyek yang Didanai Dana Desa

Halaman
12
Penulis: Junisah
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help