TribunKaltim/

Gegara Medsos Pembangunan Gedung DPRD Balikpapan Sah Dibatalkan

Saat ini anggaran yang sudah dikeluarkan sekitar Rp 75 miliar, semua anggaran itu menggunakan dana APBD Kota Balikpapan

Gegara Medsos Pembangunan Gedung DPRD Balikpapan Sah Dibatalkan
Facebook
Maket gedung baru DPRD Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Lantaran banyak prokontra di masyarakat akhirnya pembangunan gedung DPRD Balikpapan dibatalkan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tara Alorante kepada Tribun, usai acara pembukaan Job Market Fair (JMF) di Gedung Kesenian Balikpapan, Rabu (14/2). Tara menyebutkan, banyaknya prokontra di masyarakat itu menjadi alasan utama pembatalan pembangunan gedung DPRD.

"Alasannya pembatalan itu ada empat item, salah satunya karena ada prokontra di masyarakat untuk pembangunan gedung ini," kata Tara.

Saat ini anggaran yang sudah dikeluarkan sekitar Rp 75 miliar, semua anggaran itu menggunakan dana APBD Kota Balikpapan, yang direncanakan menghabiskan Rp 180 miliar untuk keseluruhan pembangunan.

"Ini masih perhitungan penerimaan PAD, uangnya sudah masuk sekalian kami hitung. Nanti tim anggaran yan9 kembali merapatkan. Anggaran yang sudah keluar belum sempat digunakan," ujar Tara.

Pembangunan gedung dewan rencananya akan dibangun dilahan eks Gedung Satpol PP Jalan Jendral Sudirman Balikpapan Kota."Sementara ini Satpol PP aman saja, tidak jadi dipindah," katanya.

Tara menerima pembatalan pembangunan gedung dewan di hari Senin (12/2) lalu. Informasi pembatalan gedung dewan itu sendiri langsung dari Walikota Balikpapan diteruskan ke Dinas Pekerjaan Umum.

Proses pembangunan gedung dewan sendiri sudah masuk tahap lelang, namun saat ini lelangnya dibatalkan. Sudah ada Lima kontraktor yang mengajukan pengerjaannya. "Karena situasinya seperti ini mestinya kontraktor tidak boleh marah," tutur Tara.

Menurut Tara, Proses lelang itu biasanya selama 45 hari. Pembatalan gedung dewan ini sudah ini kedua kalinya. "Dulu pernah dibatal sekali, setelah itu diulang lelang lagi dan saat ini kembali dibatalkan," ungkapnya.

Surat pembatalan dari dewan baru dikasih kemarin, oleh Anggota Dewan kepada Walikota Balikpapan beberapa hari yang lalu, dan langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Pekerjaan umum.

Sementara Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, Gedung dewan sudah setujui pembatalan. "Suratnya susah saya terima beberapa hari lalu. Untuk satpol PP nanti kita lihat akan pindah atau tetap bertahan. Kalau pindah akan dicarikan gedung," ujarnya. (dha)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help