KSOP Masih Analisa Penyebab Ditabraknya Fender Pengaman Jembatan Mahakam

"Kami terus meneliti karena kalau terus ditabrak khawatirnya mempengaruhi jembatan," katanya.

KSOP Masih Analisa Penyebab Ditabraknya Fender Pengaman Jembatan Mahakam
TRIBUN KALTIM / NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Kondisi fender pengaman Jembatan Mahakam yang ditabrak kapal Tug Boat menarik tongkang Capricorn bermuatan kayu, Rabu (14/2/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kejadian ditabraknya fender pengaman Jembatan Mahakam pada 14 Februari pukul 11.30 Wita masih jadi pekerjaan pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuham Samarinda (KSOP) .

Ditemui TribunKaltim.co, sekitar pukul 12.00 Wita, Kamis (15/2/2018) Kasi Keselamatan Berlayar KSOP, Masri T Randa Bunga, menuturkan pemeriksaan terhadap pihak yang terkait masih berlangsung.

"KSOP masih melakukan pemeriksaan untuk orang yang ada di kapal, di antaranya dari orang dek atau perwira deknya untuk mengetahui kejadian ditabraknya fender pengaman Jembatan Mahakam.
Kemudian kita panggil pihak pandu yang berkomunikasi dengan orang kapal"

Baca juga:

Luis Milla Panggil Kiper Borneo FC Masuk TC Timnas Indonesia

Lima Nelayan Filipina Ditempatkan di Ruang Detensi Kantor Imigrasi Tarakan

Permohonan Informasi Lingkungan Tak Direspon, Lalingka Ajukan Keberatan

"Kemarin kami sudah kordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kaltim dan Dinas Perhubungan. Tentu kami menganalisa kemarin pukul 11.30 tanggal 14 Februari ketinggian air sungai tidak pasang atau turun arusnya, tidak ada terlihat kotoran tanaman enceng gondok di Sungai Mahakam," ungkapnya.

Masri melanjutkan, pengamatan tim KSOP air awalnya dalam kondisi tetap.

Baca juga:

Halaman
12
Penulis: Nevrianto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help