Lima Nelayan Filipina Terombang-ambing Selama Empat Hari

Lima nelayan Filipina ini masing-masing Denton, Asraf , Saman, Bunsan dan Kids ini dijemput dengan menggunakan kapal KSOP Tarakan

Lima Nelayan Filipina Terombang-ambing Selama Empat Hari
TRIBUN KALTIM / JUNISAH
Lima nelayan asal Filipina ini sedang menikmati pisang goreng di KSOP Tarakan, Kamis (15/2/2018). 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Lima nelayan asal Filipina yang terombang-ambing selama empat hari di perairan laut Sulewesi akibat mesin kapal dompengnya mati. Akhirnya dijemput oleh tim gabungan dari Kota Tarakan, yang terdiri dari Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP), Polair, Basarnas, Balai Kesehatan Pelabuhan dan Imigrasi, Kamis (15/2/2018).

Lima nelayan Filipina ini masing-masing Denton, Asraf , Saman, Bunsan dan Kids ini dijemput dengan menggunakan kapal KSOP Tarakan dari Pelabuhan Ancam Kabupaten Bulungan menuju Pelabuhan Navigasi di Kota Tarakan.

Kelima warga ini langsung dibawa ke Kantor KSOP Tarakan di Jalan Yos Sudarso. Kelima nelayan ini langsung diberikan minum teh hangat dan pisang goreng. Tampak kelimanya sangat menikmati pisang goreng yang diberikan.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Tarakan, Syaharuddin mengungkapkan, pihaknya menjemput lima WNA Filipina di Pelabuhan Ancam ini, setelah Rabu (14/2/2018) pukul 20.00 Wita mendapatkan informasi dari agen kapal di Tarakan yang memberitahukan bahwa ada 5 WNA Filipina yang diselamatkan Tugboat Key Trans 29, setelah terombang-terombang di perairan Laut Sulewesi.

"Mendengar informasi ini, akhirnya tim gabungan langsung berkoordinasi dan meminta kepada nahkoda Tungboat Key untuk berlabuh di Pelabuhan Ancam. Tadi pagi pukul 09.30 kita berangkat menjemput 5 warga Filipina ini di Pelabuhan Ancam," ujarnya.

Sampai di Pelabuhan Ancam warga Filipina ini langsung diperiksa kesehatannnya dan dinyatakan sehat. Bahkan tas yang dibawa warga ini langsung diperiksa petugas Polair Tarakan dan tidak ada barang-barang berbahaya.(*)

Penulis: Junisah
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help