TribunKaltim/

Pajak Jemput Bola 17 Juta Pelaporan SPT

Sekarang sudah banyak KPP yang bergerak, banyak juga yang datang ke kantor perusahaan yang karyawannya banyak.

Pajak Jemput Bola 17 Juta Pelaporan SPT
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Pengumpulan Formulir Wajib Pajak-Sejumlah wajib pajak, dilayani Petugas Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Samarinda saat mengumpulkan Formulir Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pribadi di Atrium Plaza Mulia Samarinda, Jumat (27/3/2015). KPP Samarinda melayani wajib pajak mengisi Formulir SPPT, sampai 31 Maret di Plaza Mulia mulai jam 11 sampai jam 17.WITA, untuk SPPT Perusahaan bisa melakukan pembetulan langsung ke KPP Samarinda jalan MT Haryono yang buka setiap hari. (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO) 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemkeu) berjanji akan bekerja lebih keras pada tahun ini.

Pasalnya target pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak 2018 naik menjadi 17,5 juta dari target tahun lalu sebanyak 16,6 juta Wajip Pajak (WP) lapor SPT. dari target tahun 2017 tersebut, realisasinya baru 12,5 juta WP yang akhirnya menyampaikan SPT.

Berkaca dari pengalaman tahun lalu, Ditjen Pajak tahun ini akan lebih aktif mengumpulkan SPT. Salah satu strateginya adalah melakukan jemput bola.

Direktur Pelayanan Penyuluhan (P2) Humas Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama mengatakan, dengan strategi jemput ini, Ditjen Pajak akan lebih banyak mendatangi sejumlah perusahaan yang memiliki banyak karyawan.

Ditjen Pajak juga akan memfasilitasi pelaporan SPT tanpa harus datang ke kantor pajak.

Selain itu, beberapa Kantor Pelayanan Pajak (KPP) juga akan membuka pos pelayanan SPT di sejumlah tempat keramaian seperti mal dengan membuka pojok pajak yang melayani pembuatan EFIN dan e-filing.

"Sekarang sudah banyak KPP yang bergerak, banyak juga yang datang ke kantor perusahaan yang karyawannya banyak. Kami rutin setiap tahun jemput bola," kata Hestu di kantornya, Rabu (14/2/2018)

Agar pelaporan SPT pajak tidak menumpuk di akhir periode, yaitu 30 Maret 2018 untuk WP pribadi dan 30 April 2018 untuk WP Badan, Hestu bilang, Ditjen Pajak akan membuka pintu bagi perusahaan yang memiliki karyawan banyak untuk difasilitasi dalam pelaporan SPT.

Sebab, perilaku WP cenderung senang melapor di akhir-akhir periode SPT. WP dibimbing mengisi secara e-filing. Kami datang ke perusahaaan, membuat bimbingan, jelasnya. (*)

Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help