Ekspedisi Raja Ampat

Buang Sampah Sembarangan Ancam Biota Laut Raja Ampat, Kenapa Pemkab tak Godok Perda?

Salah satu contoh yang patut ditiru bagaimana kepedulian mereka menjaga laut.

Buang Sampah Sembarangan Ancam Biota Laut Raja Ampat, Kenapa Pemkab tak Godok Perda?
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFUL SYAFAR
Memberi makan ikan di laut Desa Sawinggrai, Raja Ampat, Papua Barat, Senin (11/2/2018). 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Syaiful Syafar

TRIBUNKALTIM.CO, RAJA AMPAT - Wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat, Papua Barat selalu dibuat berdecak kagum.

Bukan hanya soal panorama alamnya, tapi juga kearifan lokal masyarakat di sana.

Salah satu contoh yang patut ditiru bagaimana kepedulian mereka menjaga laut.

Kita tidak akan melihat sampah berseliweran di sepanjang pantai.

Kalaupun ada, masyarakat langsung menceburkan diri ke laut memungutnya.

Namun seiring meningkatnya kunjungan wisatawan di sana, potensi pencemaran pun terbuka lebar.

Baca: Dulu Hanya Andalkan Hasil Laut, Kini Warga Raja Ampat Bisa Dapat Duit dari Hasil Ini

Wakil Bupati Raja Ampat Manuel Piter Urbinas mengakui hal tersebut menjadi ancaman terhadap biota laut di wilayahnya.

Memang sejauh ini belum ada sanksi tegas yang diberikan kepada wisatawan apabila kedapatan membuang sampah ke laut.

Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas
Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFUL SYAFAR)
Halaman
123
Penulis: Syaiful Syafar
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved