Liga Champions
Jelang Laga Chelsea vs Barcelona: Momen Spesial Iniesta
STAMFORD Bridge 6 Mei 2009 menjadi tanggal yang tak akan pernah dilupakan para pendukung Barcelona.
TRIBUNKALTIM.Co - STAMFORD Bridge 6 Mei 2009 menjadi tanggal yang tak akan pernah dilupakan para pendukung Barcelona. Itulah malam lahirnya salah satu gol terbaik sepanjang sejarah klub raksasa Catalan.
Saat itu, laga tinggal menyisakan waktu dua menit, sembilan detik, dan Barca dalam posisi tertinggal 0-1, ditambah lagi hanya bermain dengan sepuluh pemain setelah Eric Abidal diusir di menit 60.
Mereka terdesak mengejar sebuah gol untuk meloloskan diri ke babak final Liga Champions. Saat itulah Iniesta tampil jadi pahlawan Los Cules. Gol indahnya membuat puluhan ribu penonton di stadion, dan jutaan pemirsa televisi terperangah.
Sembilan tahun berlalu, namun sampai saat ini, sang playmaker mengaku masih suka merinding jika mengingat lagi momen spesial. "Itu salah satu laga terbaik dalam hidupku.
Baca: Dipanggil Coach Luis Milla, Putra Legenda Sepak Bola Bali Ini Mengaku Siap Berkompetisi Bela Negara
"Saat itu tak ada waktu lagi untuk berpikir. Jika Anda berpikir saat mengambil keputusan, maka segalanya akan terlambat. Saya benar-benar bertindak berdasarkan insting. Murni insting," kata Iniesta mengenang.
Iniesta berumur 24 tahun saat jadi pahlawan di London sembilan tahun lalu. Kini, usianya sudah masuk 33 tahun. Sebentar lagi 34 tahun.
Namun, seakan tak ada yang berubah, Iniesta tetap bakal menjadi motor serangan La Braugana, dan tetap jadi salah satu pemain kunci yang harus diwaspadai The Blues saat kedua tim bertemu dalam leg pertama 16 besar Liga Champions di Stadion Stamford Bridge, London, Rabu (21/2) dini hari nanti.
Gelandang Chelsea, Cesc Fabregas mewanti-wanti rekannya jangan sekali-kali melupakan peran besar Iniesta.
Fabregas yang pernah bermain di Barcelona sejak 2011 hingga 2014 menilai usia Iniesta tidak akan berpengaruh banyak pada penampilan sang pemain.
"Dia masih bagus, untuk pemain dengan tipe penampilan sepertinya usia bukan masalah. Dia memiliki talenta dan bakat sebagai pemain besar, dan bisa bermain hingga menjelang usia 40-an," ucap Fabregas.
"Fisik memang penting, permainan sekarang membutuhkan itu. Tapi ketika ada kualitas, ketika ada inteligensi, maka itu dapat mengimbanginya," kata Fab.
Baca: Akankah Chelsea Tetap Menyimpan Antonio Conte hingga Akhir Musim?
Kecerdasan Iniesta ditambah dengan jam terbangnya yang tinggi diharapkan bisa menginspirasi Barca meraih kemenangan pertama atas The Blues dari sembilan duel terakhir dalam kurun waktu sepuluh tahun.
Sang jenderal lapangan juga diharapkan bisa menggulirkan umpan-umpan ajaibnya untuk mengakhiri kebuntuan Lionel Messi yang belum pernah menjebol gawang The Blues dari delapan kali berlaga.