Berita Video

VIDEO - Berburu Buaya Muara Daging Ayam Dijadikan Umpan

Selain tim BKSDA Kaltim, beberapa anggota komunitas reptile di Samarinda juga turut dalam perburuan buaya.

VIDEO - Berburu Buaya Muara Daging Ayam Dijadikan Umpan
Tribun Kaltim/Nevrianto
Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim memasang umpan untuk menangkap buaya yang menghebohkan warga di Perumahan Pondok Surya Indah (PSI) blok BH jalan PM Noor Sempaja Selatan, Samarinda, Selasa malam (20/2/2018). 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perburuan buaya di tengah kota masih belum usai. Bahkan, tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim memasang sejumlah perangkap, guna menangkap buaya muara yang jumlahnya diperkirakan lebih dari tiga buaya.

Pemasangan perangkap tersebut dilakukan mulai pukul 20.00 Wita, hingga sekitar pukul 23.00 Wita, Selasa (20/2/2018) kemarin, di aliran anak sungai Karang Mumus, tepatnya di perumahan Pondok Surya Indah, jalan PM Noor, Blok BH, Samarinda, Kalimantan Timur.

Terdapat empat perangkap yang dipasang tim BKSDA, yang terdiri dari daging ayam yang berlumuran darah sebagai umpan, lalu bambu, tali prusik, tali tambang dan kail, guna menjerat buaya.

Baca: Sosok Bu Dendy yang Sawer Pelakor Bikin Penasaran Netizen, Ini Pribadi Aslinya?

Bahkan, malam itu terdapat buaya yang menampakan diri. Namun, upaya menangkap buaya tersebut belum membuahkan hasil, kendati saat itu tim BKSDA telah menggunakan harpun (alat menangkap buaya, menyerupai tombak).

"Untuk menangkap buaya, harus dalam kondisi yang sangat tenang, tidak bisa berisik," ucap Pengendali Ekosistem Hutan (PEH), Seksi Konservasi wil II Tenggarong-Samarinda, BKSDA Kaltim, Rido, Rabu (21/2/2018).

Sebelum memasang perangkap, tim BKSDA telah melakukan survei lokasi, sambil mencari keberadaan buaya, hingga ke kawasan jalan Pemuda.

"Selanjutnya, perangkap yang kita pasang ini akan dipantau, semoga membuahkan hasil," harapnya.

Selain tim BKSDA Kaltim, beberapa anggota komunitas reptile di Samarinda juga turut dalam perburuan buaya. Anggota komunitas tersebut juga memasang sejumlah umpan daging ayam, yang dipasangi pelampung, guna memudahkan melacak keberadaan buaya.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Arif Fadilah
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help