Pilgub Kaltim 2018

Antisipasi Kampanye Hitam, KPU Konsultasi dengan KPID

KPID, menurut Roby, telah memberikan rambu-rambu yang jelas tentang penyiaran konten kampanye.

Antisipasi Kampanye Hitam, KPU Konsultasi dengan KPID
TRIBUN KALTIM / GEAFRY NECOLSEN
KPU dan KPID telah berkoordinasi menegani kampanye melalui lembaga penyiaran hanya dilakukan bersama dengan lembaga penyiaran yang memiliki izin. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Memasuki tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub), setelah penetapan pasangan calon dan nomor urut, maka kini Pilgub Kaltim 2018 memasuki masa kampanye.

Dalam masa kampanye ini dikhawatirkan munculnya kampanye hitam, yang mungkin bisa menimbulkan gejolak. Karena itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai melakukan upaya-upaya antisipasi.

Untuk itu, KPU Berau berkonsultasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kaltim.

Hal ini dikemukakan oleh Ketua KPU Berau Roby Maula.

Ia mengatakan, KPID Kaltim melakukan monitoring pelaksanaan kampanye.

”KPID Kaltim telah memberikan arahan dan koordinasi terkait proses penyiaran kampanye,” ungkap Roby, Kamis (22/2/2018).

KPU, kata Roby siap untuk membantu para calon untuk berkampanye sesuai ketentuan KPID.

Sedangkan aturan teknis penyiaran, seperti konten dan durasi, menjadi kewenangan KPU Provinsi Kaltim.

Seperti diketahui, kampanye seluruh pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, diatur dan didanai oleh KPU.

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help