Parenting

Perlukah Orangtua Khawatir Jika Si Kecil Terobsesi Jadi Princess?

Obsesi pada princess kesayangannya itu terkadang membuat mereka ingin meniru aksi atau pakaiannya.

Perlukah Orangtua Khawatir Jika Si Kecil Terobsesi Jadi Princess?
Thinkstock
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Film-film Disney tentang para "princess" memang menjadi favorit anak-anak.

Obsesi pada princess kesayangannya itu terkadang membuat mereka ingin meniru aksi atau pakaiannya.

Wajarkah? Menurut psikolog anak dan keluarga Irma Gustiana Andriana, orangtua tak perlu khawatir karena hal itu merupakan fase perkembangan imajinasi anak.

"Anak ingin jadi princess masih wajar karena daya khayal mereka tinggi, maunya meniru. Apalagi film Disney memang menarik, banyak musik dan tarian, sehingga anak-anak merasa jadi princess itu menyenangkan," tutur Irma.

Kebanyakan anak-anak bukan hanya menirukan kebiasaan para princess itu tapi juga ingin memakai pakaiannya.

Baca: Klasemen Grup B Piala Gubernur Kaltim 2018, Sriwijaya FC dan Persebaya Lolos Semifinal

Irma mengatakan, hal itu karena anak ingin merasakan dirinya seperti princess.

"Mereka ingin memenuhi rasa ingin tahunya. Yang penting buat dia itu menyenangkan," kata psikolog dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia ini.

Walau demikian, orangtua juga perlu menahan diri agar anak tidak menjadi konsumtif dengan membeli setiap barang bergambar tokoh idola anak.

"Kalau pakaian princess itu sangat mahal, coba sewa saja. Yang penting rasa ingin tahu anak terpenuhi. Anak-anak belum mengerti tentang harga, jadi kembali lagi ke orangtuanya. Keinginannya harus dialihkan dan dijelaskan alasan tidak membeli pakaian itu," ujar Irma.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help