Illegal Logging Kembali Marak, 10 Kubik Kayu Bodong Disita Aparat

Kasus illegal logging kembali marak di wilayah Kabupaten Kutai Timur belakangan ini.

Illegal Logging Kembali Marak, 10 Kubik Kayu Bodong Disita Aparat
HO/Polres Kutim
Tersangka pelaku illegal logging di kawasan Kecamatan Bengalon. 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Kasus illegal logging kembali marak di wilayah Kabupaten Kutai Timur belakangan ini.

Setelah pengungkapan kasus penyelundupan puluhan kubik kayu berbagai jenis di Kecamatan Muara Bengkal dan Sangatta Utara, Selasa (27/1/2018), aparat Polsek Bengalon mengamankan dua tersangka yang diduga mengangkut kayu tanpa dilengkapi surat-surat alias bodong.

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan didampingi Kasatreskrim AKP Yuliansyah mengatakan kedua tersangka yang masing-masing merupakan sopir truk pengangkut kayu diamankan di Jalan Perkebunan Kelapa Sawit PT Anugerah Enerhitama RT 14, Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon.

Mereka adalah AB alias Ahmad dan AK alias Kadir.

Baca: BREAKING NEWS - Warga Sangatta Utara Temukan Bayi Laki-laki di Pekarangan Rumah

Dari tangan keduanya,  polisi menyita 169 batang kayu ulin berbagai ukuran dan 60 batang kayu kapur.

Kayu tersebut dimuat dalam dua unit truk yakni truk dengan nomor polisi S 9759 UR dan KT 8979 LG.

“Awalnya, petugas dari Polsek Muara Wahau menerima laporan masyarakat tentang adanya truk yang mengangkut kayu tanpa dokumen lengkap. Kemudian petugas polsek tersebut menuju TKP dimaksud dan menemukan dua truk bermuatan kayu. Dari TKP, kedua truk dibawa ke Polsek Bengalon untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” kata Yuliansyah.

Baca: Darah Berceceran, Diduga Sang Ibu yang Buang Bayi Melahirkan di Lokasi Penemuan

Akibat tindakan tersebut, keduanya dijerat pasal 88 undang undang RI nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help