Tahun Ini 78 ASN Pensiun, Banyak Jabatan Bakal Kosong

Kekosongan jabatan kepala OPD ini, kata Rifai harus segera diisi, terlebih lagi, kedua OPD tersebut sangat berpengaruh

Tahun Ini 78 ASN Pensiun, Banyak Jabatan Bakal Kosong
Tribun Kaltim/Geafry Necolsen
Tahun 2018 dan awal tahun 2019, sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Pemkab Berau akan pensiun, dan perlu regenerasi untuk mengisi kekosongan jabatan. 

TRIBUNKALTIM.CO – Pemkab Berau saat ini tengah dibuat pusing dengan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN), yang setiap tahun selalu berkurang, sementara rekrutmen ASN terakhir kali digelar tahun 2014 lalu.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan BKPP Berau, Abdul Rifai mengatakan, setiap tahun, rata-rata sekitar 70 ASN jabatan fungsional dan struktural yang pensiun.

Seperti tahun 2018 ini, ada 78 ASN yang pensiun. Tahun 2018 ini, sedikitnya ada empat kepala OPD yang akan pensiun, yakni Kepala Dinas Pendidikan Basri Sahrin, Kepala Dinas Perikanan Fuadi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Mappasikra Mappaseleng dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Baca: Blak-blakan Daniel Mananta Bocorin Voting Kontestan di Indonesian Idol, Siapa Pemenangnya?

Tidak hanya itu, Sekretaris Daerah, Jonie Marhansyah, ada beberapa pejabat tinggi yang dipastikan pensiun 2018 ini. Termasuk Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Berau, Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Perekonomian bakal pensiun di awal tahun depan.

“Juga ada dua OPD lain yang belum ada kepala dinasnya, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).” kata Rifai, Jumat (2/3/2018).

Kekosongan jabatan kepala OPD ini, kata Rifai harus segera diisi, terlebih lagi, kedua OPD tersebut sangat berpengaruh terhadap layanan publik dan juga pembangunan infrastruktur publik.

Baca: Info Razia Diduga Bocor, Polres PPU Gagal Jaring Calo Mobil Rental

Rifai mengatakan, berkurangnya jumlah pegawai ini disebabkan karena faktor usia, sehingga harus pensiun. Ada juga yang meninggal dunia atau pensiun atas permintaan sendiri. Selain itu, ada juga ASN yang dipecat karena masalah hukum.

BKPP Berau, kata Rifai, setiap tahun selalu mengajukan Analisis Jabatan untuk mengajukan rekrutmen ASN ke pemerintah pusat. “Tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda ada rekrutmen CPNS,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, tahun 2014 lalu, Pemkab Berau mengajukan formasi sebanyak 538 jabatan dan hanya mendapat kuota sebanyak 135 orang. Mayoritas untuk mengisi jabatan struktural dan fungsional bidang pendidikan dan kesehatan.

Baca: Perlindungan Hutan dan Lahan di Kaltara Masih Rendah

Karena itu, jika memungkinkan untuk pengangkatan CPNS, BKPP juga akan mengajukan formasi lain, terutama untuk tenaga tekhnis kegiatan dengan kebutuhan  yang disesuaikan. “Kita juga berupaya agar formasi teknis ini bisa disetujui, karena tenaga teknis ini sangat penting,” tandasnya.

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved