Agar Terhindar dari OTT, Penyusunan APBD Jangan Sampai Transaksional

DPRD Bulungan, kata Syarwani, berupaya terus menghindari perbuatan melawan hukum dan merugikan keuangan negara itu.

Agar Terhindar dari OTT, Penyusunan APBD Jangan Sampai Transaksional
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Syarwani, Ketua DPRD Bulungan sekaligus inisiator Forum Komunikasi DPRD se-Kalimantan Utara 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Banyaknya operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di daerah di Tanah Air menggugah Forum Komunikasi DPRD se-Kalimantan Utara untuk melakukan upaya pencegahan.

Ketua DPRD Bulungan Syarwani dalan kapasitas sebagai anggota forum menjelaskan, operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK membuktikan masih maraknya korupsi di daerah.

DPRD Bulungan, kata Syarwani, berupaya terus menghindari perbuatan melawan hukum dan merugikan keuangan negara itu.

Baca juga:

Rumor Bakal Jual 10 Pemain Menguat, Real Madrid Rencanakan Megatransfer 3 Pemain Ini?

Unik! Seluruh Pelari dalam Sebuah Perlombaan Didiskualifikasi, Ini Penyebabnya . . .

Petinggi PDI Perjuangan Sebut Tiga Faktor yang Bisa Membuat Jokowi Jadi Calon Tunggal

"Kita waspada dan menghindari jangan sampai terjadi di kita. Tentu maraknya operasi tangkap tangan seperti yang kita saksikan di media massa, saya yakin seluruh pimpinan DPRD Kabupaten/Kota termasuk anggota dewan pasti akan menghindari, jangan sampai terjadi hal serupa," kata Syarwani kepada Tribun, Minggu (4/3/2018).

Kunci menghindari perilaku korupsi lanjut politisi Golkar ini ialah transparansi dan berupaya menjalankan seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan dengan benar.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help