Tragis, Pelajar Tenggelam di Pulau Beras Basah saat Mengambil Bola

Liburan sekolah SDN 009 Bontang Selatan, ke Pulau Beras Basah, Minggu (4/3) berakhir duka.

Tragis, Pelajar Tenggelam di Pulau Beras Basah saat Mengambil Bola
TRIBUNKALTIM/UDIN DOHANG
KORBAN SELAMAT - M Ihsan, Murid SDN 009 Bontang Selatan, yang tenggelam saat berlibur di Pulau Beras Basah, Minggu (4/2), berhasil diselamat oleh petugas BPBD. 

BONTANG, TRIBUN - Liburan sekolah SDN 009 Bontang Selatan, ke Pulau Beras Basah, Minggu (4/3) berakhir duka. Adam S, murid kelas VI SDN 009 Bontang Selatan, tewas tenggelam saat berlibur di Pulau Beras bersama guru dan teman sekelasnya.

Informasi yang dihimpun Tribunkaltim.co, pihak sekolah mengajak murid kelas VI SDN 009 liburan, untuk melepas penat usai pelaksanaan ujian try out. Sekitar pukul 08.00 Wita, rombongan murid itu tiba di pulau beras basah. Saat itu, korban memilih bermain bola bersama sejumlah teman-teman di pinggir pantai yang berpasir.

Petaka terjadi saat bola yang dimainkan murid kelas VI itu melambung ke laut. Saat itu juga, Adam (12) bersama dua temannya, M Ihsan (12) dan Abdu (12), berusaha mengambil. Naas, ketiga bocah yang ternyata kurang lincah justru terseret arus dan tenggelam.

"Jadi korban bermain bola di pinggir pantai Beras Basah. Terus bola yang dimainkan hanyut di bawa ombak. Nah, korban ini berusaha mengambil bola, tapi karena tidak bisa berenang malah terseret ombak," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Ahmad Yani, saat dihubungi, Minggu (4/2).

Ia menambahkan, saat kejadian personil BPBD baru saja tiba di Pulau Beras Basah untuk tujuan berjaga. Mengetahui ada anak yang tenggelam, tim segera melakukan upaya penyelematan. Dua korban, yakni Ihsan dan Abdu berhasil diselamatkan, sementara Adam yang terlebih dulu tenggelam ditemukan sudah tidak bernyawa di dasar laut dengan kedalaman sekitar 2 meter.

"Korban Adam ditemukan sudah tengkurap di dasar laut. Kondisinya sudah tidak bernyawa," paparnya.

Sementara Ihsan dan Abdu yang ditemukan dalam kondisi sudah lemas, langsung diberi pertolongan pertama. Setelah itu, keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Amalia untuk mendapat perawatan medis.

Munir Santoso, ayah M Ihsan salah satu korban selamat, menuturkan, anaknya meminta izin untuk pergi liburan bersama teman teman sekolahnya beserta gurunya usai mengikuti try out. Sejak awal, Munir mengaku khawatir jika anaknya berlibur ke Beras Basah, lantaran ia sendiri tidak bisa mendampingi.

"Saya sebenarnya tidak beri ijin, karena saya ada kerja jadi tidak bisa ikut. Tapi dianya merengek, jadi saya ijinkan" ujar Munir dengan raut muka penuh penyesalan. (don)

Penulis: Udin Dohang
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help