Deretan Bukti Kejamnya Turnamen Pramusim di Indonesia, Mulai dari Pemain Hingga Pelatih Jadi Sasaran

Hanya saja ada hal negatif yang timbul dari turnamen yang seharunya menjadi ajang persipan tim untuk menyongsong kompetisi resmi tersebut.

Deretan Bukti Kejamnya Turnamen Pramusim di Indonesia, Mulai dari Pemain Hingga Pelatih Jadi Sasaran
Tribun Kaltim/Nevrianto
Pemain Mitra Kukar Mauricio Leal (kuning) berebut menyundul bola dengan Pemain Borneo FC Leonard Tupamahu dan Lerby Eliandri(kiri) pada pertandinga pembuka Piala Gubernur Kaltim di Stadion Utama Kaltim Palaran Samarinda Kalimantan Timur, Jumat( 23/2/2018) 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebelum Liga 1 musim 2018 bergulir, dua  turnamen pra musim telah di gelar di Tanah Air.

Dua turnamen tersebut yakni Piala Presiden 2018 yang mengeluarkan Persija Jakarta sebagai jawaranya, serta Piala Gubernur Kaltim yang dijawarai oleh Sriwijaya FC.

Hanya saja ada hal negatif yang timbul dari turnamen yang seharunya menjadi ajang persipan tim untuk menyongsong kompetisi resmi tersebut.

Di mana seluruh klub seolah menganggap bahwa turnamen pra musim sebagai ajang yang begitu penting.

Mayoritas klub yang ada berlomba menjadi juaranya. 

Baca: Alberto Goncalves Sabet Gelar Top Skor Piala Gubernur Kaltim 2018

Hal tersebut juga memaksa para pemain juga bekerja ekstra keras demi memenuhi ekspektasi tersebut.

Al hasil banyak pemain yang harus tumbang sebelum berjuang di kompetisi resmi.

Padahal sejatinya yang terpenting dari turnamen pra musim adalah memberikan kesempatan bagi seluruh pemain untuk bisa menunjukkan kemampuannya di lapangan hijau sebelum tampil di kompetisi resmi.

Dan berikut ini adalah deretan pemain yang tumbang sebelum berjuang di Liga 1, atau bisa dibilang sebagai korban dari kekejaman turnamen pra musim.

Halaman
1234
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved