Ekonomi Terus Membaik, Begini Kondisi Bisnis Properti di Kaltim

kenaikan harga batubara yang menyentuh 100 dollar lebih per ton ini, bakal berefek ke banyak sektor ekonomi lainnya di Kaltim

Ekonomi Terus Membaik, Begini Kondisi Bisnis Properti di Kaltim
DOKUMEN TRIBUNKALTIM
Ilustrasi - Pasar perumahan 

TRIBUN KALTIM.CO, SAMARINDA - Harga batubara yang meningkat drastis diharapkan terus bertahan.

Jika demikian, kenaikan harga batubara yang menyentuh 100 dollar lebih per ton ini, bakal berefek ke banyak sektor ekonomi lainnya di Kaltim.

"Mungkin kalau kondisi naik dalam kurun waktu 6 bulan ke depan, semoga bisa menggerakkan ekonomi Kaltim," kata Sekretaris DPD Real Estate Indonesia (REI), Kaltim, Bagus Susetyo, Rabu (7/3/2018).

Baca: Tahun Ini Kaltara Berangkatkan 414 Jamaah Haji, Soal Penambahan Tunggu Keputusan Saudi

Saat ini, kata Bagus, kenaikan harga batubara belum banyak berdampak terhadap penjualan properti. Kondisi faktualnya, menurut Bagus, rumah berharga Rp350 juta lebih, masih belum begitu diminati masyarakat.

"Dampak positif (kenaikan harga batubara)nya belum terlihat. Karena penjualan masih didominasi rumah bersubsidi," ungkap Bagus.

Bagus pun melihat, sektor pertambangan yang masih menjadi penggerak ekonomi Kaltim, mulai menggeliat kembali.

Bagus berharap, menggeliatnya kembali bisnis emas hitam di Bumi Etam, semakin melibatkan banyak pihak.

Baca: Jaga Kondusifitas, Polsek Muara Badak dan Warga Buat Grup WhatsApp

Dampaknya, perekonomian masyarakat akan kembali pulih.

"Efek meningkatnya industri tambang, perusahaan penyewaan alat berat, sub kontraktor dan lainnya yang terlibat, akan makin banyak. Saya juga lihat sudah banyak lagi karyawan yang dipekerjakan perusahaan tambang," kata Bagus.

Sekadar informasi, bisnis properti juga menjadi satu diantara sekian sektor usaha yang ikut terpukul akibat menurunnya harga batubara di 2015-2016 lalu.

Penjualan rumah-rumah komersil berkurang drastis. Akhirnya, banyak developer yang beralih mengembangkan rumah bersubsidi.

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help