Impor Sebulan Naik, Neraca Perdagangan Kaltara Tetap Surplus

Permintaan batu bara dari India beberapa tahun belakangan mulai meningkat

Impor Sebulan Naik, Neraca Perdagangan Kaltara Tetap Surplus
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ARFAN
Aktivitas di sekitar pelabuhan Malundung Kota Tarakan, beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Kalimantan Utara mencatatkan ekspor non-migas bulan Januari sebesar USS 80,33 juta. Pencapaian ekspor itu lebih tinggi dibandingkan pencapaian Desember 2017 sebesar 12,72 persen.

Kepala Disperindagkop UMKM Kalimantan Utara Hartono menjelaskan, kenaikan nilai ekspor provinsi bungsu itu ditopang banyaknya permintaan komoditas primer seperti hasil pertambangan, industri, dan pertanian.

Baca: Orangutan Ini Merokok Akibat Ulah Pengunjung Lempar Rokok ke Dalam Kandang, Begini Nasib Pelaku

"Hasil tambang kita yang utama memberi nilai penjualan yang tinggi, khususnya batu bara. Batu bara bulan Januari nilai ekspornya USS 67,48 juta," kata Hartono, Kamis (8/3/2018).

Hasil industri mencatatkan nilai ekspor sebanyak USS 11,75 juta. Kemudian hasil pertanian hanya tercatat sebanyak USS 1,10 juta.

Kalimantan Utara banyak mengeskpor batu bara ke India. Permintaan batu bara dari India beberapa tahun belakangan mulai meningkat karena gencarnya pertumbuhan industri di negara itu. Sebelumnya Cina yang mendominasi negara tujuan ekspor Kalimantan Utara turun ke urutan kedua.

"Selain India dan Cina, komoditas kita banyak dibutuhkan di negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand. Ada juga ke Jepang, Hongkong, dan Taiwan," ujarnya.

Baca: Tomb Raider, Menyaksikan Aksi Lara Croft Berkelana ke Jepang

Grafik impor Januari 2018 menaik 230,24 persen. Nilainya USS 5,58 juta dibanding impor Desember USS 1,69 juta. Barang seperti mesin dan peralatan mekanis mencatatkan nilai impor yang tinggi termasuk bahan-bahan seperti asbes, mika, dan sejenisnya.

Kalimantan Utara banyak mengimpor peralatan mesin mayoritas dari Cina dan Malaysia.

Hartono mengatakan, perdagangan Kalimantan Utara tetap dalam neraca yang positif. Neraca ekspor impor Januari tetap surplus USS 74,75 juta.

Baca: Yusran Ingin Mewajibkan Kontraktor Pakai NPWP Penajam

"Neraca Januari ini tetap lebih tinggi dibanding Desember yang hanya USS 69,58 juta," katany

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help