Sektor Perhubungan Kalimantan Utara Butuh Rp 3,2 Triliun per Tahun

Pengelolaan dan pembangunan sektor perhubungan di Kalimantan Utara per tahun membutuhkan paling tidak Rp 3,2 triliun.

Sektor Perhubungan Kalimantan Utara Butuh Rp 3,2 Triliun per Tahun
HO
Sebuah pesawat MAF siap lepas landas dari salah satu lapangan terbang di perbatasan beberapa waktu lalu. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pengelolaan dan pembangunan sektor perhubungan di Kalimantan Utara per tahun membutuhkan paling tidak Rp 3,2 triliun.

Namun kebutuhan itu belum terealisasi seperti yang diharapkan.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Utara Taupan Majid menjelaskan, rerata per tahun Dinas Perhubungan hanya memiliki pagu dana sebanyak Rp 70 miliar.

Dari gambaran itu, disparitas kebutuhan dana dengan dan yang tersedia cukup lebar.

Baca: Ternyata Ibu-ibu Punya Peran Vital dalam Menekan Peredaran Narkoba, Ini Penjelasan BNN

"Per tahun rata-rata Rp 70 miliar itu sudah termasuk anggaran perubahan, tahun ini kita bertambah jadi Rp 170 miliar karena ada anggaran Rp 80 miliar buat beli pesawat N-219," kata Taupan Majid saat disua Tribun, Kamis (8/3/2018).

Kebutuhan dana yang tinggi mengingat kondisi perbatasan yang masih perlu banyak polesan.

Kalimantan Utara memiliki 6 bandar udara (bandara) dan 20 lapangan terbang yang perlu pembenahan untuk meningkatkan fungsinya.

Baca: Ribuan Pelajar dan Tentara Tekad Perangi Narkoba, Begini Isi Ikrarnya

Halaman
123
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved