Para Pelajar Pria Bergaya Perempuan Mewabah di Nunukan

Semua pihak akan menjadi pelapor juga pelopor untuk melaporkan masalah tersebut sehingga pencegahan bisa dilakukan sedini mungkin

Para Pelajar Pria Bergaya Perempuan Mewabah di Nunukan
BBC
Ilustrasi= 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Meskipun belum memiliki data yang pasti, jumlah pelajar putra bergaya perempuan (banci) di Nunukan terus meningkat belakangan ini.

Lelaki bergaya perempuan ini mewabah di kalangan pelajar sehingga mengusik Pemkab Nunukan untuk mengambil langkah- langkah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nunukan, Faridah Aryani mengatakan, untuk mengatasi persoalan ini pihaknya segera mengembangkan Pusat Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat (PPABM).

"Semua pihak akan menjadi pelapor juga pelopor untuk melaporkan masalah tersebut sehingga pencegahan bisa dilakukan sedini mungkin," ujarnya.

Selain itu, pihaknya segera mengajukan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengarusutamaan Gender untuk akselerasi wacana Kabupaten Nunukan sebagai kota layak anak. "Yang paling penting kita tingkatkan kualitas keimanan. Jangan sampai pola asuh membuat anak anak keblinger," ujarnya.

Para orang tua juga diimbau untuk memberikan batasan pemakaian telepon seluler kepada anak-anaknya. "Orang tua harus mengetahui, apa saja yang sedang dilihat anak melalui gadget? Ini harus melalui pendampingan yang edukatif sehingga efek media sosial bisa dinetralkan," ujarnya.

Dia mengatakan, semakin mewabahnya pelajar banci ini disebabkan karena sejumlah persoalan. "Beberapa wawancara yang kami lakukan, kalau bukan pola asuh, cara bergaul yang lebih memilih bersahabat dengan teman-temannya perempuan. Sehingga sifatnya terikut perempuan," katanya.

Faridah mengakui, untuk mengatasi persoalan ini keberadaan psikolog tentu sangat dibutuhkan. Sayangnya hingga kini pihaknya belum memiliki psikolog. "Nanti ketika pendaftaran PNS dibuka, kami akan meminta psikolog," katanya. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved