Pelajar Banci di Nunukan Mewabah, Ini yang Dilakukan Pemkab

Lelaki bergaya perempuan ini mewabah dikalangan pelajar sehingga mengusik Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk mengambil langkah- langkah.

Pelajar Banci di Nunukan Mewabah, Ini yang Dilakukan Pemkab
NET
Ilustrasi LGBT 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN- Meskipun belum memiliki data yang pasti, jumlah pelajar banci di Nunukan terus meningkat belakangan ini.

Lelaki bergaya perempuan ini mewabah dikalangan pelajar sehingga mengusik Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk mengambil langkah- langkah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Nunukan,  Faridah Aryani mengatakan, untuk mengatasi persoalan ini pihaknya segera mengembangkan Pusat Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat (PPABM).

Baca: Warga Pertanyakan Jalan Rusak yang Akibatkan Kecelakaan dan Korban Jiwa, Begini Respon Cawagub Ini

“Dimana semua pihak akan menjadi pelapor juga pelopor untuk melaporkan masalah tersebut sehingga pencegahan bisa dilakukan sedini mungkin,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya segera mengajukan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengarusutamaan Gender untuk akselerasi wacana Kabupaten Nunukan sebagai kota layak anak.

"Yang paling penting kita tingkatkan kualitas keimanan. Jangan sampai pola asuh membuat anak anak keblinger," ujarnya.

Para orang tua juga diimbau untuk memberikan batasan pemakaian telepon seluler kepada anak-anaknya.

Baca: Omset Rp 9 Juta, Bawang Goreng Kemasan dari Nunukan Tembus Malaysia

Halaman
12
Penulis: Niko Ruru
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved