Sempat Tidak Diizinkan Masuk, Mahasiswa Bakar Ban di Depan Kantor DPRD Tarakan

Dalam aksi ini mereka tidak lagi melakukan long march atau berjalan kaki ke Kantor DPRD Kota Tarakan, melainkan naik sepeda motor.

Sempat Tidak Diizinkan Masuk, Mahasiswa Bakar Ban di Depan Kantor DPRD Tarakan
TRIBUN KALTIM/JUNISAH
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Gempar Tarakan kembali mendatangi Kantor DPRD Kota Tarakan, Jumat (9/3/2018). Mereka bakar ban di depan kantor DPRD Tarakan. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Junisah

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Gerakan Masyarakat Peduli Aspirasi Rakyat (Gempar) Tarakan akhirnya kembali lagi melakukan aksi damai menolak revisi UU MD3, di Halaman Kantor DPRD Kota Tarakan, Jumt (9/3/2018).

Dalam aksi ini mereka tidak lagi melakukan long march atau berjalan kaki ke Kantor DPRD Kota Tarakan, melainkan naik sepeda motor.

Mereka membawa atribut bendera masing-masing perguruan tinggi dan lembaga mahasiswanya.

Pukul 09.00 Wita, ratusan mahasiswa ini sudah sampai di Kantor DPRD Tarakan, namun pintu pagar kantor DPRD Kota Tarakan tertutup rapat dan dijaga puluhan polisi Polres Tarakan.

Baca: Benarkah Banyak Minum Air Putih Justru Merusak Ginjal?

Mereka teriak-teriak agar DPRD Tarakan membuka pintu buat mereka untuk masuk ke dalam kantor.

Namun teriakan mereka ini tidak digubris, akhirnya mahasiswa sedikit jengkel dan membakar dua buah ban.

Tidak lama kemudian asap hitam langsung membumbung tinggi dari ban yang terbakar tersebut.

Mahasiswa langsung membentuk lingkaran dan menyanyikan lagu mars mahasiswa.

Halaman
123
Penulis: Junisah
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help