Egy Maulana Vikri Dapat Nomor 10, Bukan Nomor Keramat di Polandia

Bintang muda sepak bola Indonesia, Egy Maulana Vikri, resmi diperkenalkan sebagai pemain klub Liga Polandia, Lechia Gdansk, Minggu (11/3/2018).

Egy Maulana Vikri Dapat Nomor 10, Bukan Nomor Keramat di Polandia
(TWITTER.COM/LECHIAGDANSKSA)
Egy Maulana Vikri resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Lechia Gdansk, Minggu (11/3/2018) di Energa Stadium. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bintang muda sepak bola Indonesia, Egy Maulana Vikri, resmi diperkenalkan sebagai pemain klub Liga Polandia, Lechia Gdansk, Minggu (11/3/2018).

Egy Maulana Vikri diperkenalkan Lechia Gdansk sambil memegang kaus bernomor punggung 10.

Di dunia sepak bola, nomor punggung 10 sering dianggap sebagai nomor keramat.

Tidak sembarang pemain bisa mengenakannya.

Nomor 10 biasanya diperuntukkan bagi playmaker atau pemain ofensif dengan teknik, visi permainan, sekaligus daya fantasi di atas rata-rata.

Lihat saja deretan pemain yang identik dengan nomor punggung 10.

Dari Diego Maradona, Zico, Michel Platini, Roberto Baggio, Ronaldinho, sampai Lionel Messi. 

Tapi, menilik sejarah timnas Polandia di arena internasional, nomor punggung 10 sebetulnya tidak terlalu spesial di negara ini.

Dua legenda Polandia yang bisa dibilang paling terkenal, Grzegorz Lato dan Zbigniew Boniek, tidak pernah memakai kostum nomor 10 di pentas Piala Dunia.

Di Piala Dunia 1974, saat Polandia merebut peringkat tiga, Lato mengenakan seragam nomor 16.

Halaman
12
Editor: Reza Rasyid Umar
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help