Kesehatan

Ini Kebiasaan Tidur yang Buruk, Keterusan Bisa Depresi Loh. . .

Selain untuk mengistirahatkan tubuh dari aktivitas, tidur juga diperlukan untuk membantu memperbaiki sel tubuh yang rusak.

Ini Kebiasaan Tidur yang Buruk, Keterusan Bisa Depresi Loh. . .
thinkstockphotos
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Tidur adalah kegiatan paling sempurna untuk beristirahat.

Selain untuk mengistirahatkan tubuh dari aktivitas, tidur juga diperlukan untuk membantu memperbaiki sel tubuh yang rusak.

Bahkan untuk anak dalam masa pertumbuhan, tidur bisa menjadi salah satu cara untuk menambah tinggi badan.

Di samping itu, kerap kita ketahui mengenai hal yang ditimbulkan dari kurang tidur.

Seperti badan yang tidak segar, bahkan rentan terhadap penyakit.

Baca: Kisah Sedih Pendamping Anak-anak Penderita Kanker, Saat Acara Difoto-foto, Begitu Mau Dibagikan. . .

Tapi rupanya tak hanya itu.

Dilansir Grid.ID dari laman Prevention, periset dari Binghamton University menemukan bahwa tidur kurang dari 8 jam perhari dapat timbulkan efek pada kesehatan mental, yaitu kecemasan berlebih bahkan hingga depresi.

Baca: Dulu Rusak dan Terbakar, Kini Lihat Panorama Asri dan Menyejukkan di Kebun Raya Balikpapan

Pikiran seseorang akan terganggu dan hal ini bisa terjadi berulang hingga mirip dengan gejala depresi.

Bagi orang dewasa, sebaiknya miliki waktu tidur minimal 8 jam per hari.

Baca: Gabung ke Lecia Gdansk, Wajah Egy Maulana Mulai Terpampang di Media-media Polandia

Agar kesehatan tubuh tetap terjaga dengan baik.

Baca: Messi Absen, Suarez-Coutinho Menangkan Barcelona, Inilah Hasil Liga Spanyol

Baik kesehatan fisik atau mental. (Grid.ID/Pradipta R)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help