OJK Sebut Pertumbuhan Kredit Melambat

Kebanyakan kredit yang direstrukturisasi pada kelompok bank kecil BUKU I dan bank non devisa

OJK Sebut Pertumbuhan Kredit Melambat
INTERNET
Ilustrasi kartu kredit 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pertumbuhan nilai kredit perbankan yang direstrukturisasi dan hapus buku selama 2017 melambat.

Kredit yang direstrukturisasi pada 2017 hanya naik 7,7% year on year (yoy), sedangkan pada 2016 kenaikannya mencapai 81,2% yoy. Sementara, kredit yang dihapus buku sepanjang 2017 tercatat naik 17,4% yoy. Kenaikannya lebih rendah dibandingkan pada 2016 yang meningkat 20,2% yoy.

Boedi Armanto, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I OJK mengatakan, melambatnya pertumbuhan kredit yang direstrukturisasi dan hapus buku mengikuti kondisi ekonomi yang membaik.

"Kebanyakan kredit yang direstrukturisasi pada kelompok bank kecil BUKU I dan bank non devisa," kata Boedi kepada Kontan.co.id, Minggu (11/3).

Sektor yang paling banyak direstrukturisasi adalah industri pengolahan dan perdagangan. Pada tahun ini OJK memproyeksi kenaikan jumlah kredit yang direstrukturisasi dan hapus buku akan kembali turun dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal ini didorong oleh terjaganya inflasi, perbaikan harga komoditas, pertambangan, peningkatan rating dan kemudahan memulai bisnis di Indonesia. (*)

Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help