Massa Gempar Shalat Jenazah di Gedung DPRD, Anggap UU MD3 Membunuh Demokrasi

Aksi di depan gedung DPRD Balikpapan ini, diwarnai dengan shalat jenazah oleh massa aksi sebagai simbol matinya demokrasi.

Massa Gempar Shalat Jenazah di Gedung DPRD, Anggap UU MD3 Membunuh Demokrasi
TRIBUN KALTIM/NALENDRO PRIAMBODO
Massa mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Aspirasi Rakyat (GEMPAR) menggelar demonstrasi menolak disahkannya UU MPR,DPR,DPD dan DPRD (MD3). Aksi di depan gedung DPRD Balikpapan ini, diwarnai dengan shalat jenazah oleh massa aksi sebagai simbol matinya demokrasi. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Nalendro Priambodo

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Aspirasi Rakyat (GEMPAR) menggelar demonstrasi menolak disahkannya UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3).

Aksi di depan gedung DPRD Balikpapan ini, diwarnai dengan shalat jenazah oleh massa aksi sebagai simbol matinya demokrasi.

Alfha Diva Favian, humas aksi Gempar menjelaskan terdapat 3 pasal dalam UU MD3 yang mereka tolak, yakni pasal 73, pasal 122 huruf K dan pasal 245.

Baca: Resmi di Klub Papan Atas Polandia, Egy Maulana Berjanji Samai Messi

Massa menganggap 3 pasal dalam UU yang disahkan pada 12 Februari itu, mengancam nilai-nilai kehidupan demokrasi dan seakan melindungi anggota dewan dari jeratan hukum.

Dalam pasal 73 ayat (3) dan (4) mengatur tentang pemanggilan paksa pada orang, kelompok, maupun badan hukum yang yang menghina atau merendahkan kehormatan DPR melalui kepolisian.

Menurut Alfa, pasal itu merugikan karena mengancam kebebasan masyarakat untuk berpendapat.

Baca: Penghitungan Gaji PNS akan Berubah, Begini Skemanya

Kemudian, pasal 122 huruf K menjelaskan kewenangan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk menempuh langkah hukum jika ada pihak yang menghina atau merendahkan kehormatan DPR.

Halaman
12
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved