Musim Penghujan, DBD Mulai Mengancam, Sampai Maret Terjadi 16 Kasus dengan Tiga Suspect

Tapi, lanjut Yuwana, yang terpenting adalah peran semua pihak dalam menjaga lingkungan sekitar secara bersama-sama.

Musim Penghujan, DBD Mulai Mengancam, Sampai Maret Terjadi 16 Kasus dengan Tiga Suspect
TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Antisipasi peningkatan penderita DBD tidak hanya dilakukan Dinas Kesehatan Kutim, tapi organisasi masyarakat, seperti Kompak, ikut melakukan fogging di tempat yang tersuspect DBD 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali menguat belakangan ini. Terutama di wilayah Sangatta.

Beberapa warga mengeluh karena anak mereka terserang DBD dan harus dirawat di rumah sakit. Permintaan untuk fogging ke pihak Dinas Kesehatan juga meningkat.

Dari data yang dimiliki pihak Dinas Kesehatan Kutim, pada Januari lalu terjadi tujuh kasus DBD dengan dua pasien suspect.

Sementara Februari terjadi enam kasus dengan satu kasus suspect. Dan Maret, hingga kemarin terjadi tiga kasus.

Baca juga:

 
 

“Kondisi musim penghujan seperti sekarang ini, memang terjadi peningkatan kasus DBD. Tapi tidak seperti tahun sebelumnya. Layanan fogging kita lakukan. Terutama di tempat yang terjadi kasus DBD. Langsung kita fogging. Tapi tidak bisa terus menerus di titik yang sama. Karena keterbatasan anggaran serta peralatan juga,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kutim, dr Yuwana Sri Kurniaty, Senin (12/3/2018).

Tapi, lanjut Yuwana, yang terpenting adalah peran semua pihak dalam menjaga lingkungan sekitar secara bersama-sama.

Membersihkan sanitasi dan genangan air serta menerapkan pola 3M plus di lingkungan rumah. Yakni,  yakni menguras dan menutup tempat penampungan air, serta mengubur barang bekas.

Sedangkan plus –nya adalah menghindari gigitan nyamuk dengan cara menggunakan kelambu saat tidur, memakai obat nyamuk, dan membubuhkan abate di tempat penampungan air.

Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help