Tolak Revisi UU MD3 ke DPRD Balikpapan, Abdulloh Janji Fasilitasi Mahasiswa ke Jakarta!

Abdulloh mempersilakan mahasiswa menyampaikan aspirasinya, apa yang menjadi unek-unek mereka dan DPRD akan meneruskan ke DPR RI.

Tolak Revisi UU MD3 ke DPRD Balikpapan, Abdulloh Janji Fasilitasi Mahasiswa ke Jakarta!
Tribun Kaltim/Budi Susilo
Ilustrasi - Aksi massa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Peduli Aspirasi Rakyat melakukan penolakan terhadap keberadaan Undang-undang MD3 di kawasan simpang tiga Plaza Balikpapan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, Senin (12/3/2018) pagi. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Siti Zubaidah

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Menanggapi mahasiswa yang berdemo menuntut UU MD3 di depan Kantor DPRD Balikpapan, Ketua DPRD Abdulloh akan memfasilitasi mahasiwa ke Jakarta untuk bertemu langsung dengan DPR RI, Senin (12/3/2018).

Abdulloh mempersilakan mahasiswa menyampaikan aspirasinya, apa yang menjadi uneg-uneg mereka dan DPRD akan meneruskan ke DPR RI.

Baca: Penghitungan Gaji PNS akan Berubah, Begini Skemanya

"Karena yang buat undang-undang ini bukan DPRD Balikpapan, kami tidak ada kapasitasnya untuk menolak atau menunda dan sebagainya. Tidak ada kewenangan sama sekali, jadi kalau memang mau mahasiswa mendampingi saya bersama-sama mengantarkan surat tersebut ke DPR RI," kata Abdulloh dengan tegas.

Baca: Indikasi Gesekan dengan Gubernur, Ini Tanggapan Andi Sofyan Hasdam

Menurutnya, mahasiswa langsung menjelaskan ke DPR RI, karena yang membuat dan merancang semua adalah DPR RI.

DPRD Balikpapan sendiri tidak tahu apa substansinya menciptakan UU MD3.

"Silakan saja jika ada tiga orang yang ingin berangkat, kalau perlu kami yang membiayai untuk berangkat agar mereka (mahasiswa) puas. Jangan DPRD Balikpapan seolah-olah dikambinghitamkan masalah ini, karena seluruh Indonesia berlaku mengenai masalah ini," ujar Abdulloh.

Baca: Temui Mahasiswa, Ketua DPRD Kaltim Tegaskan Tolak Revisi UU MD3

Ia menjelaskan, DPRD Balikpapan bukan kapasitasnya, hanya bisa menyampaikan saja aspirasinya.

"Bukan kapasitasnya DPRD Balikpapan menolak dan menunda. Bukan hanya faks yang dikirim, mahasiswanya pun saya antarkan ke sana (Jakarta). Kurang apa, kalau memang tujuannya benar," ungkapnya. (*)

Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved