APBI Samarinda Apresiasi Langkah Jajaran Polda Kaltim Bersih-bersih Pencurian Batu Bara

Aksi bersih-bersih pencurian batu bara dari atas ponton yang dilakukan jajaran Polda Kaltim mendapat apresiasi kalangan pengusaha

APBI Samarinda Apresiasi Langkah Jajaran Polda Kaltim Bersih-bersih Pencurian Batu Bara
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ARFAN
Ilustrasi ponton memuat batu bara melintas di perairan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Aksi bersih-bersih pencurian batu bara dari atas ponton yang dilakukan jajaran Polda Kaltim mendapat apresiasi kalangan pengusaha tambang batu bara yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI) Samarinda.

Ketua APBI Samarinda Eko Priyatno menyatakan, langkah bersih-bersih yang dilakukan Polda Kaltim, khususnya dua bulan terakhir ini sangat melegakan pengusaha.

"Yang pasti kami sangat mengapresiasi langkah bersih-bersih yang dilakukan Polda Kaltim dan jajarannya. Hal ini tentu sangat membantu kami," kata Eko, Selasa (13/3/2018).

Baca: Harga Lebih 100 Dollar per Ton, Ini yang Dilakukan Pengusaha Batu Bara di Kota Tepian

Pengusaha, lanjut Eko, mendukung penuh upaya yang dilakukan Polda Kaltim tersebut. "Pasti mendukung penuh, karena hal ini sangat meresahkan kami," tutur Eko.

Sebelumnya, Eko menuturkan, pengusaha jelas sangat dirugikan dengan aksi pencurian yang beberapa waktu lalu kembali marak lagi.
"Jelas, cargo jadi berkurang. Tapi, alhamdulillah, jajaran Polda Kaltim langsung gerak cepat untuk membersihkan aksi pencurian batu bara dari atas tongkang ini," tegasnya.

Pelaku pencurian batu bara biasanya berdalih bahwa mereka mengumpulkan batu bara sisa, yang tidak terpindah sempurna dari ponton ke kapal besar.

Baca: Harga Tinggi, Hati-hati Banyak Tawaran Penambangan Batu Bara Beredar

"Faktanya, pengambilan batu bara itu dilakukan sebelum kita bongkar muat. Bukan tongkang (ponton) sudah bongkar muat baru mereka cleaning," ungkap Eko.

Modus lainnya, lanjut Eko, pencuri batu bara bersekongkol dengan oknum pekerja yang bertugas memindahkan batu bara dari ponton ke kapal besar.

"Main sama oknum pekerja di ponton agar menyisakan batu bara sebanyak-banyaknya. Artinya, jangan dibersihkan betul-betul saat bongkar muat," kata Eko. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help