Aplhad minta Maksimal Dua Calon Wawali Samarinda

DPRD Kota Samarinda siap mengumumkan pemberhentian almarhum Nusyirwan Ismail sebagai Wakil Walikota Samarinda.

Aplhad minta Maksimal Dua Calon Wawali Samarinda
TRIBUNKALTIM.CO/DOAN E PARDEDE
Alphad Syarif, Ketua DPRD Samarinda 

SAMARINDA, TRIBUN - DPRD Kota Samarinda siap mengumumkan pemberhentian almarhum Nusyirwan Ismail yang telah meninggal dunia sebagai Wakil Walikota Samarinda melalui sebuah Rapat Paripurna.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Alphad Syarif ketika dikonfirmasi di Rumah Jabatan Walikota Samarinda, Jalan S Parman, Senin (12/3) mengatakan, dirinya saat ini sedang berkoordinasi dengan Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Samarinda, untuk menentukan waktu terbaik pelaksanaan Rapat Paripurna tersebut.

Gambaran yang ada saat ini, kata Aplhad, Rapat Paripurna digelar 26 Maret 2018 yang akan datang. "Saya sedang berkoordinasi dengan Banmus," jelas Alphad.

Setelah diumumkan dalam Rapat Paripurna, lanjut Alphad, Penjabat (Pj) Walikota Samarinda Zairin Zain diminta segera menyurati partai pengusung, yakni Demokrat, PKS dan Nasdem untuk segera mengajukan maksimal dua nama, sebagai pengganti Wakil Walikota yang sudah ditinggalkan almarhum Nusyirwan Ismail. "Kita minta maksimal dua orang jadi calon," ujarnya.

Selanjutnya, dua nama tadi akan dibawa ke DPRD Kota Samarinda, untuk dipilih siapa yang akan menggantikan almarhum Nusyirwan Ismail sebagai Wakil Walikota Samarinda.
Sekadar bercerita, sejumlah nama menurutnya sudah mulai membuka komunikasi dengan dirinya dan menyatakan minat untuk menjadi Wakil Walikota Samarinda.

Diantaranya, Zairin Zain (Penjabat Walikota Samarinda), Sri Puji (Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda), Sri Lestari (istri almarhum Nusyirwan Ismail), Dayang Donna Faroek (putri Gubernur Kaltim), Sarwono (politisi PKS), Joha Fazal (politis Nasdem), dan beberapa nama lainnya.

Namun menurutnya, keputusan siapa yang akan diusung bukan di DPRD Kota Samarinda melainkan dari partai pengusung. DPRD, kata Alphad, baru memiliki peran setelah dua mana tadi masuk ke DPRD Kota Samarinda. Karena bukan dari partai pengusung, Alphad juga dengan tegas membantah bahwa dirinya masuk bursa untuk menjadi Walkil Walikota Samarinda. "Sudah ada yang komunikasi dengan saya. Tapi siapa yang diusulkan kan itu tergantung partai pengusung," ujarnya. (dep)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help