Liga Champions

Jelang Laga Barcelona vs Chelsea: Lawatan Spesial Alonso

Bertandang ke stadion Camp Nou pada Kamis (15/3) dinihari nanti akan menjadi momen berkesan bagi Marcos Alonso.

Jelang Laga Barcelona vs Chelsea:  Lawatan Spesial Alonso
AFP
Xabi Alonso 

TRIBUNKALTIM.CO - Bertandang ke stadion Camp Nou pada Kamis (15/3) dinihari nanti akan menjadi momen berkesan bagi Marcos Alonso. Lawatan ke markas Barcelona itu seperti jadi "urusan keluarga" bagi bek sayap Chelsea tersebut.

Pada dasarnya Alonso punya ikatan kuat dengan Real Madrid. Ia lahir di Madrid dan merintis karier sepakbola di akademi Real Madrid. Kakeknya, Marcos Alonso Imaz juga pernah meraih masing-masing lima titel La Liga dan Liga Champions ketika membela 'si Putih' pada periode 1954-1962.

Kisah Alonso ini kian menarik karena sang ayah, Marcos Alonso Pena justru eksis sebagai pemain Barcelona pada periode 1982-1987. Bukan rahasia lagi jika Barcelona dan Real Madrid punya tradisi rivalitas membara.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Champions, AS Roma vs Shakhtar Donetsk Pukul 2.45 WIB

Setelah memperkuat Madrid, Castilla selama dua musim, pada tahun 2010 Alonso 'naik pangkat' ke skuat utama El Real. Tapi sayangnya Jose Mourinho yang kala itu menjadi pelatih Madrid tidak memberinya banyak kesempatan tampil bersama skuat utama Los Blancos.

Pada bursa transfer musim panas 2010, Alonso akhirnya dilepas. Ia dijual ke Bolton Wanderers. Alonso kemudian melanglang buana ke berbagai klub seperti Fiorentina, Sunderland, dan Chelsea.

Kans bertandang ke Camp Nou baru didapat Alonso delapan tahun berselang. "Ini akan jadi pertandingan yang sangat spesial buat saya. Saya pernah bermain untuk Real Madrid selama bermusim-musim. Namun, ini adalah kali pertama saya ke Camp Nou," ujar Alonso.

"Semoga, kami bisa menunjukkan karakter bermain kami. Kami harus mencetak gol. Untuk melakukan itu, kami harus menunjukkan permainan sempurna," lanjutnya.

Chelsea memang membawa tugas berat menghadapi Barcelona pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions ini. Mereka harus menang atau setidaknya meraih hasil imbang 2-2 guna meraih tiket lolos ke babak perempat final kompetisi terelit di benua biru tersebut.

Sebuah misi yang sangat berat, apalagi mereka akan bermain di Nou Camp. Manajer Antonio Conte pun mengakui hal itu. Pertandingan melawan Barcelona akan menjadi sesuatu yang berbeda.

Halaman
12
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help