Edisi Cetak Tribun Kaltim

Polisi Sisir Perairan Mahakam, Tegaskan Tidak Ada lagi Pencurian Batu Bara

tim Polres Kukar terus melakukan patroli rutin di wilayah perairan Mahakam, mulai Sangasanga, Anggana hingga Muara Jawa

Polisi Sisir Perairan Mahakam, Tegaskan Tidak Ada lagi Pencurian Batu Bara
Tribun Kaltim

Baca: Tifatul Sembiring Ungkap Sosok Di Balik Akun @maspiyuuu, hingga Fahri Hamzah Bereaksi Begini

Ia menyebut, kapal klotok pengangkut batu bara ini berjumlah sekitar 300 unit. Bahtiar membantah jika batu bara didapatnya dari mencuri. Dia juga mengaku tidak menggunakan pipa paralon.

Dalam perahunya, petugas hanya menemukan beberapa anak tangga yang dipakai untuk naik ke ponton. Kemudian mobil patroli polisi bergeser lagi mengejar sebuah kapal tugboat yang menarik kapal tongkang tanpa muatan.

Herlambang, nahkoda tugboat mengatakan, tidak pernah ada pencurian batu bara di tongkang yang ditariknya.

"Saya berlayar sekitar pukul 08.00-10.00, jadi kapal tongkang kami aman dari pencurian," ujarnya yang mengaku baru sebulan kerja. Menurutnya, pencurian biasa terjadi pada malam hari.

Baca: Gelar Juara Makin Dekat, Dua Gol David Silva Antarkan Kemenangan Manchester City Vs Stoke City

Batu Bara Sisa

Kasus pencurian batu bara dari ponton pengangkut batu bara bukan hal baru. Kondisi ini sudah berlangsung sejak 10 tahun lalu, saat produksi emas hitam di Kaltim sedang bertumbuh pesat.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kaltim Amrullah mengaku dirinya sudah lama mendengar kasus tersebut. "Loh, hal itukan kasus lama," kata Amrullah, Jumat (9/3) lalu.

Dari informasi yang diperoleh, Amrullah menuturkan, aksi pencurian itu menggunakan modus mengumpulkan batu bara sisa. Diketahui, setiap ponton akan memindahkan batu baranya ke kapal besar. Sisa batu bara yang tidak terpindah ke kapal besar inilah yang diambil.

Halaman
1234
Penulis: tribunkaltim
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help