SPBU Kerampokan Ratusan Juta, Begini Jawaban Kapolres soal Dugaan Keterlibatan Orang Dalam

Pasalnya saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi termasuk korban, dan melacak keberadaan pelaku.

SPBU Kerampokan Ratusan Juta, Begini Jawaban Kapolres soal Dugaan Keterlibatan Orang Dalam
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Aktivitas jual beli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU, Jalan A Yani, lokasi terjadinya perampokan tetap berjalan seperti biasa, Selasa (13/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kepolisian hingga saat ini masih terus melakukan pengejaran terhadap kawanan perampok yang beraksi di SPBU, jalan A Yani, Samarinda, Kalimantan Timur.

Kendati telah membentuk tim khusus guna mengungkap kasus tersebut, namun hingga saat ini belum ada satupun pelaku yang berhasil diamankan.

"Kita masih dalami keterangan saksi yang ada," ucap Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto, Selasa (13/3/2018).

Selain itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh Polsek jajaran di Samarinda, serta Polres lain yang berdekatan dengan wilayah Samarinda, seperti Polres Kutai Kartanegara dan Polres Bontang.

"Usai kejadian itu, saya langsung perintahkan seluruh Kapolsek untuk waspada dan lebih memantau wilayahnya, termasuk dengan Polres tetangga, guna mempersempit ruang gerak pelaku," tuturnya.

Ditanya terkait dengan keterlibatan orang dalam pada kejadian itu, dirinya belum bisa memberikan banyak keterangan terkait dengan dugaan tersebut.

Pasalnya saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi termasuk korban, dan melacak keberadaan pelaku.

"Semua dugaan maupun indikasi, masih dalam tahap pengembangan," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Senin (12/3) kemarin, sekitar pukul 12.30 Wita, terjadi aksi perampokan di SPBU, jalan A Yani, Samarinda.

Saat kejadian, kondisi SPBU tengah sepi, yang diduga dimanfaatkan pelaku yang jumlahnya empat orang, merampas tas isi uang hasil penjualan BBM, senilai kurang lebih Rp 300 juta.

Keempat pelaku tersebut beraksi dengan menggunakan dua kendaraan roda dua. Saat itu, salah satu karyawan SPBU, yang bertugas sebegai kasir, atas nama Purnama Sari (40), hendak menyetorkan uang tersebut ke bank.

Sesaat setelah keluar kantor SPBU, menuju mobil yang jaraknya sekitar 10 meteran, korban diserang pelaku dengan menggunakan senjata tajam, dan berhasil membawa kabur tas berisi uang tersebut.

Sementara itu, dari pantauan TRIBUNKALTIM.CO di SPBU tersebut, aktivitas jual beli BBM kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasa, sejak pagi tadi.

Bahkan, siang tadi Kapolresta Samarinda sempat mendatangi SPBU itu untuk memantau, serta memberikan arahan serta dukungan moril ke pengelola dan karyawan SPBU. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help