Pilgub Kaltim 2018

Pilkada Berpotensi Disusupi Jaringan Narkotika, Ini Pesan BNN ke Panwascam Samarinda

Selain itu Panwascam juga harus waspada terhadap isu narkotika digunakan untuk tujuan politis.

Pilkada Berpotensi Disusupi Jaringan Narkotika, Ini Pesan BNN ke Panwascam Samarinda
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Anggota Panwascam Samarinda mendapat pembekalan dari BNNK Samarinda terkait dengan bahaya narkotika, Rabu (14/3/2018). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jelang Pilgub Kaltim mendatang, seluruh anggota Panwascam Samarinda dibekali terkait dengan bahaya narkoba oleh Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda, Rabu (10/3/2018).

Sebagai pengawas Pemilukada setiap anggota Panwas diharapkan mempunyai wawasan terkait dengan bahaya narkoba, mengingat pelaksanaan Pilkada berpotensi dimasuki oleh sindikat jaringan narkoba.

"Pembekalan ini agar anggota panwas lebih waspada. Mengingat tugas mereka sangat berat dalam melakukan pengawasan," ucap Kepala BNNK Samarinda, AKBP Siti Zaekhomsyah, Rabu (14/3/2018).

Baca: Begini Kisah Cinta Stephen Hawking yang Diungkap dalam Film The Theory of Everything

Selain itu Panwascam juga harus waspada terhadap isu narkotika digunakan untuk tujuan politis, termasuk menjatuhkan kredibilitas salah satu pasangan calon.

"Selain kewaspadaan kepada anggota Panwascam, juga dilakukan kewaspadaan terkait pemakaian narkoba untuk tujuan politis," tuturnya.

Baca: Ujicoba Pra-Musim Liga 2, Ini yang Dilakukan Persiba Balikpapan

Sementara itu, Komisioner Panwascam Samarinda Abdul Muin menilai, pembekalan tersebut sangat bermanfaat bagi anggotanya, mengingat masih maraknya beredar narkoba, terlebih Samarinda masih menempati posisi pertama di Kaltim, dalam penggunaan maupun peredaran narkoba.

Baca: Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta Pakai Buat Foya-foya, Begini Nasib Mustafa

"Pembekalan ini penting. Mengingat Samarinda peringkat pertama dalam penyalahgunaan narkoba," terangnya.

"Sanksinya jelas jika ada anggota menyalahgunakan barang haram ini. Karena itu jangan coba coba," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help